Malam Jumat, Prabowo Sebut Presiden Thresold Menipu Rakyat Indonesia

TANGKASNEWS – Malam Jumat, Kamis (27/7) terselenggara pertemuan antara dua jendral, Prabowo Subyanto dengan Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas Bogor.

Pertemuan kedua jendral ini, selain membahas konsolidasi kekuatan persiapan menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 juga membahas tentang kebijakan Pemerintah era Presiden Jokowidodo.

Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subyanto mengkritik kebijakan pemerintah terkait sistem Presiden Thresold yang baru disahkan DPR pekan lalu.

Menurut Prabowo, Presiden Thresold ini adalah suatu kebijakan pemerintah yang menipu rakyat . “Karena kita tidak mau ditertawakan sejarah. Kekuasaan silakan mau berkuasa 5,10, 50 tahun, tapi di ujungnya sejarah menilai. Gerindra tidak mau ikut hal yang melawan logika, presidential threshold 20 persen itu lelucon politik yang menipu rakyat, saya tidak mau terlibat,” paparnya.

Untuk itu Gerindra, tegas Prabowo, tidak ikut bertanggung jawab atas UU Pemilu terbaru tersebut.

Pengesahan UU Pemilu tentang Sistem Presiden Thresold ini disahkan DPR pekan lalu, Jumat (21/7) dengan diwarnai aksi walkout beberapa fraksi seperti Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN

RED
EDITOR : INTAN