Magma Menyusut, PVMBG Prediksi Gunung Agung Batal Meletus

TANGKASNews – Gunung Agung diprediksi tidak akan mengalami erupsi yang dahsyat, dikarenakan jumlah magma didalam kawah telah mengalami penyusutan .

 

Menurut keterangan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani , Jumat (26/1) menyampaikan Erupsi Gunung Agung kini tidak perlu dikawatirkan .

 

Kasbani menuturkan akibat erupsi yang dialami Gunung Agung sejak November 2017 lalu, kandungan magma yang terdapat didalam Gunung tertinggi di Bali ini mengalami penurunan.

 

“Dalam dua minggu terakhir berdasar pengamatan dan pantauan sistemik dari alat GPS, volume magma Gunung Agung saat ini mencapai 20, 8 juta meter kubik dengan kedalaman 5 sampai 6 kilometer,” tuturnya .

 

Menurutnya jumlah magma didalam Gunung Agung mengalami penurunan dimana sebelumnya 40 juta meter kubik.

 

“Magma saat masih dalam kondisi stagnan di kedalaman 5 sampai 6 kilometer dari sepertiga volume kawah Gunung Agung. Untuk saat ini aktivitas Gunung Agung tidak perlu dikhawatirkan”terangnya.

 

Kendati demikian , Kasbani menekankan potensi awan panas masih dapat terjadi. Karena awan panas terjadi jika ada dobrakan tekanan dari dalam perut Gunung Agung.. “Melihat gejalanya, status Awas masih berlaku,”  tegasnya.

 

Red

Editor : Intan