Lawan Teroris, Kapolri Minta Presiden Jokowi Terbitkan Perppu

TANGKASNews – Kapolri, Jendral Pol Tito Karnavian mengatakan pelaku terorisme yang beraksi di Indonesia merupakan anggota sel-sel Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT).

 

Polri, sambung Tito sebenarnya mengetahui keberadaan para anggota JAD dab JAT tersebut, namun tidak melakukan tindakan tegas terbentur akan undang undang.

 

Untuk itu Kapolri, paparnya , meminta kepada DPR untuk segera menuntaskan revisi UU Terorisme agar institusi atau lembaga hukum , baik Polri, TNI,BIN, maupun kejaksaan mempunyai power kekuatan dalam melakukan tindak tegas terhadap mereka mereka yang masuk dalam jaringan terorisme.

 

Jika DPR masih lambat dalam menuntaskan revisi UU Teroris tersebut, Tito mengatakan pihaknya meminta kepada Presiden Jokowi agar menerbitkan Perppu Terorisme.

 

“kita ingin lebih dari itu, misalnya, negara atau institusi hukum menetapkan JAD dan JAT sebagai organisasi teroris” ujar Kapolri di Surabaya usai mendampingi Presiden Jokowi mengunjungi korban ledakan Bom Gereja, Ahad (13/5).

 

“Bila perlu kita memohon Presiden untuk membuat Perpu,” sambungnya.

 

Hal ini disampaikan , tegasnya, agar Negara mempunyai power lebih dalam melaean Terorisme di tanah air. “Negara butuh power yang lebih,”  tutupnya.

 

Red

Editor : Intan