Lantaran Meninggal Dunia, KPU Lampung Gugurkan Pasangan Cabup

TANGKAS – Pilkada Serentak, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Timur dianggap salah menafsirkan undang-undang setelah menggugurkan pasangan calon bupati-wakil bupati Lampung Timur, Erwin Arifin – Prio Budi Utomo.Pasangan calon bupati Lampung Timur itu digugurkan karena Prio Budi Utomo meninggal dunia.
Pasangan tersebut diusung oleh koalisi PDI Perjuangan, PAN, dan PKS.
Karena masalah ini, pengurus ketiga partai pengusung akan melaporkan KPU Lampung Timur kepada Badan Pengawas Pemilu RI, Jumat (13/11/2015) siang.
“Akibat kesalahan tafsir KPU Lampung Timur, partai yang berkoalisi dirugikan hak konstitusinya,” kata Ketua Departemen Internal DPP PDI-P, Sudiyatmiko Aribowo, melalui pernyataan tertulis, Jumat (13/11/2015).
Menurut Sudiyatmiko, KPU Lampung Timur salah mengartikan frasa “pasangan calon yang berhalangan tetap” dalam ketentuan pasal 54 ayat (5) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah.
“Kami akan minta Bawaslu untuk segera melakukan tindakan yang dianggap perlu untuk menyelesaikan permasalahan di pilkada Lampung Timur,” ujarnya.
Karena merasa dirugikan, Erwin melalui kuasa hukumnya juga mengajukan permohonan uji materi kepada Mahkamah Konstitusi terkait ketentuan pasal 54 ayat (5) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

INTAN

EDITOR : DD BIN