Lantaran Kabut Asap, Presiden Batalkan Kunjungan ke Sumsel

TANGKAS  – Presiden Joko Widodo  terpaksa memutuskan untuk membatalkan kunjungan kerja ke Sumatera Selatan (Sumsel) secara mendadak. Belum diketahui alasan pembatalan itu, namun saat ini diketahui kabut asap yang masih menyelimuti kawasan tersebut.

Kunjungan ke Sumsel merupakan rangkaian perjalanan Presiden selama dua hari meninggalkan Jakarta. Semula dijadwalkan setelah dari Lampung, Jokowi melanjutkan perjalanan ke Sumsel untuk mengikuti sejumlah agenda yang tidak kalah penting.

Keputusan membatalkan kunjungan ke Sumsel baru diketahui sesaat sebelum Presiden dan rombongan terbatas terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma Jaktim. Informasi ini kemudian diperkuat dengan pernyataan Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana.

“Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo akan kembali ke Jakarta pada Jumat malam, 6 November 2015 pukul 21.00 WIB,” kata Ari melalui siaran persnya.

Selama di Lampung Jokowi di akan memantau perkembangan jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, di Desa Sabahbalau, Lampung. Setelah itu, Presiden dijadwalkan berdialog dengan petani Lampung. Presiden juga akan memberikan bantuan dana desa pada masyarakat Lampung.

Sementara rencana kunjungan kerja Sumsel pada esok harinya.  Semula Jokowi akan meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang di Kecamatan Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim dan meninjau perkembangan pembangunan jal tol Palembang – Indralaya Ogan Ilir.

Setelah tak jadi terbang ke Sumsel, rombongan akan langsung kembali ke Jakarta. Rombongan menteri yang ikut mendampingi Presiden, diantaranya Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

NINGSIH

EDITOR : DD BIN