Lantaran Blusukan ke Tanah Abang, Kejuaraan Dunia Karate Dibuka Panglima TNI

TANGKAS – Walaupun batal hadir Presiden RI, Ir. H.Jokowidodo,upacara pembukaan Kejuaraan Dunia Karate Ke-9 tetap dilaksanakan dan dibuka oleh Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo pada Kamis Sore (12/11) di ICE BSD, Serpong Tangerang Selatan.

Atlet Karate Peserta Kejuaraan Dunia Karate ke-9 dalam opening ceremony di ICE BSD, Kamis (12/11)
Atlet Karate Peserta Kejuaraan Dunia Karate ke-9 dalam opening ceremony di ICE BSD, Kamis (12/11)

Dalam sambutan tertulisnya, Presiden Jokowidodo sangat mendukung Kejuaraan Karate Dunia ke-9 World Junior, Cadet dan Under-21 tahun 2015 dibawah naungan World Karate Federation (WKF).
” kejuaraan dunia ini bukan semata-mata arena pertandingan antar para  karateka, namun kejuaraan dunia ini membawa semangat baru yang diusung oleh para karateka sedunia, semangat baru agar para karateka tetap kokoh dan menjaga nilai atas semangat yang tumbuh dan berkembang dalam diri seorang karateka sejati yaitu nilai moral luhur, kejujuran dan kedisiplinan, kejuangan, keberanian, kehormatan, pantang menyerah, kerja sama, stabilitas, tanggung jawab dan percaya terhadap kekuatan sendiri”, ujar Presiden Jokowidodo dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo.
Menurut Gatot, Presiden sangat mengapresiasi kejuaraan dunia karate tahun ini yang mengusung tema “Mempererat Persaudaraan dan Ikatan Para Karateka Muda Dalam Semangat dan Nilai Karateka Sejati Demi Kemajuan dan Perdamaian Dunia”.
Presiden sangat berharap Kejuaraan Dunia Karate ke – 9 ini sebagai ajang kejuaraan dunia digunakan sebaik-baiknya oleh para karateka muda agar menumbuhkan semangat baru untuk berprestasi. Bagi yang menang dalam kejuaraan ini, gunakan kemenangan itu untuk motivasi karateka muda yang lain dan tetap semangat berlatih lagi, dan meraih prestasi lebih baik lagi. Sementara, bagi yang kalah jangan berkecil hati karena kejuaraan ini justru menjadi cambuk untuk semakin giat berlatih, baik secara fisik maupun mental serta jangan lupa kejuaraan dunia ini adalah kemenangan dari semangat persaudaraan diantara para karateka seluruh dunia.
Ketidak hadiran Presiden Jokowidodo dalam opening ceremony Kejuaraan Karate Dunia ini, berdasarkan info dari biro pers Istana lantaran Presiden sedang menerima tamu kenegaraan dari negara Australia (PM Australia) dan saat yang bersamaan Presiden sedang melakukan blusukan ke pasar tanah abang bersama PM Austarlia.

Sumber : PUSPEN TNI (Badar)

EDITOR : DD BIN