KPK Tak Ingin Kasus E KTP terulang Kembali pada Buku Nikah

TANGKASNews – “Pertama, kalau mau mengambil kebijakan yang berskala besar, mungkin kartu nikah itu kalau dilihat satu atau dua lembar saja itu kecil, tapi kalau dikalikan dengan jumlah warga negara yang akan menggunakan kartu tersebut jumlahnya akan sangat besar.”

 

Demikian yang disampaikan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/11) kemarin .

 

KPK, sambungnya, tidak mengunginkan kasus korupsi E – KTP terulang kembali pada program kartu nikah usulan dari Kemendag. Seharusnya dilakukan pengkajian lebih detail sebelum diberlakukan.

 

“Sejauh mana urgensinya dan sejauh mana memang kartu tersebut nanti bermanfaat, apalagi kalau menggunakan keuangan negara,” ucapnya.

 

“Meskipun KTP-E itu selembarnya nilainya tidak terlalu mahal tapi ketika dikalikan dengan jutaan lembar dan diduga ada mark up maka tentu nilai kerugian negaranya bisa sangat besar. Jangan sampai hal-hal seperti itu terjadi lagi karena itu KPK juga menjalankan fungsi pencegahan,” paparnya.

 

Red

Editor : Intan