KONGRES PII, Tujuh Program Membangun Insinyur Indonesia

TANGKASNews – Persatuan Insinyur Indonesia merupakan wadah keinsinyuran tertinggi kedudukannya di Indonesia dan diatur secara Undang undang.

 

Besok, Kamis (6/12) , PII akan menggelar Kongres tiga tahunan di Kota Padang , Sumatera Barat yang mengusung tema ” Meningkatkan Profesionalisme Keinsinyuran dan Penerapan Teknologi Cerdas .

 

Salah satu agenda dalam Kongres PII ke XXI adalah pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Umum  Periode 2018-2021.

 

Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI), Ir Made Dana Tangkas, Msi menjadi salah satu kandidat Cawaketum PII dalam ajang pemilihan di Kongres ke XXI, Padang Sumbar.

 

Menjadi Cawaketum PII, Made Dana Tangkas mempunyai 7 Program Prioritas dalam membangun Insinyur Indonesia.

 

Pertama, ujar Made Dana, Mencetak insinyur (PS-PPI) profesional (minimum sebesar 50% dari populasi ST  dan Ir di dalam negeri dan  luar negeri) dan Global Leaderyang berintegritas, menghadirkan solusi inovatif, mampu memecahkan masalah, dan memiliki kesadaran untuk keselamatan.

 

Advisor dari PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia ini menambahkan program kedua yakni Menyelesaikan pembangunan Gedung PII dan pengembangan Gedung(kantor )PII di daerah meliputi wilayah dan cabang.

 

“Ketiga , Mendorong transformasi industri 4.0 untuk perusahaan besar, sedang dan IKM/UKM di Indonesia dan berperan aktif dalam pemetaan, assessment, dan implementasi Industrial Revolution 4.0 serta pengembangan teknologi kreatif, solutif, dan inovatif yang bermanfaat untuk masyarakat,” paparnya di Jakarta, Selasa malam (4/12) .

 

Selanjutnya Keempat itu sambungnya adalah Membangun konsolidasi internal PII 4.0 melalui pembangunan pusat database dan sistem informasi keinsinyuran Indonesia secara bertahap dengan berbagai pihak terkait.

 

Kelima, CEO IBIMA ini menuturkan Menyelesaikan RPP (Rancangan Peraturan Pemerintah) mengenai Keinsinyuran meliputi pembahasan Dewan Insinyur, IABEE, dan lain-lain dengan Kementerian, Lembaga dan pihak terkait.

 

Sedangkan keenam , ucap Made Dana yakni , Memberdayakan peran Pengurus Wilayah, Pengurus Cabang dan Badan Kejuruan dalam tata kelola & OMC (Oflice Management Center) bersama Pengurus Pusat didukung oleh database terupdate yang terintegrasi dalam kegiatan struktural-vertikal pusat & daerah, crossfunctional dengan Badan Kejuruan, maupun secara horisontal dari proses hulu ke hilir dari Perguruan nggi, PII Pusat-Wilayah-Cabang.

 

Terakhir, tutupnya, Meningkatkan kemampuan insinyur melalui pelatihan, seminar, mentorship, sharing session, dan jejaring profesional dengan biaya terjangkau di seluruh bidang keahlian keInsinyuran.

 

Red

Editor : Intan