Komisi X DPR Sarankan Pembenahan Pengembangan Destinasi Wisata Bali

TANGKAS – Anggota Fraksi PDI P DPR RI, I Wayan Koster menegaskan bahwa pengemabangan destinasi wisata di Bali harus segera dibenahi, karena masih banyaknya campur tangan pihak asing.

Wayan Koster, Anggota Komisi X DPR menekankan bahwa pembangunan pariwisata pemerintah daerah itu harus jelas.

“Keterlibatan Pemda, swasta dan masyarakat harus benar-benar dirancang, jangan sampai dibiarkan liar,” ujar Wayan Koster dalam keterangan yang disampaikan  Biro Humas dan Pemberitaan DPR RI pada Senin (30/5).

Pernyataan ini diutarakan Wayan Koster saat mengikuti rapat kunjungan kerja spesifik dengan Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar, Sekda Provinsi NTB, Perwakilan Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC), serta beberapa Organisasi Kepariwisataan, di Mataram, NTB, Jum’at (27/5).

Terkait Destinasi KEK Mandalika, Wayan Koster menyampaikan bahwa  Komisi X akan mendukung program pengembangan pariwisata Kawasan Mandalika NTB, namun harus punya konsep yang jelas.

“Komisi X pasti mendukung program pengembangan pariwisata Mandalika, hanya saja konsepnya harus jelas,” ujarnya menegaskan.

Menurutnya, Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika bisa memberikan harapan, asal kita benar dalam konsep perencanaan dan tata kelolanya.

“Masyarakat setempat jangan hanya jadi penonton, karena dengan kerajinan dan UMKM yang ada di Lombok, maka mereka harus benar-benar dapat tempat dan ruang untuk berusaha. Dan budaya lokal harus tetap dilindungi, kalau kita tidak siap maka akan tergusur dan tergilas. Sebelum promosi gencar dilakukan siapkan dulu segala pantangan dengan baik. Kita harus punya  kebijakan yang lantang,” paparnya.

Wayan Koster menegaskan, jangan pernah bangga-banggakan lagi luar negeri, kalau mereka mengalami bangkrut, maka hanya akan meninggalkan masalah di dalam negeri. Gunakan sumber daya lokal, lebih bagus dengan melibatkan pengusaha-pengusaha muda daerah.

RED
EDITOR :DD BIN