Ketua RDP : Pekan Depan, Ormas FPI SAH Bubar

TANGKASNews – Puluhan Tahun Ormas Islam, FPI mengembara di Indonesia telah menoreh ribuan catatan hitam dari berbagai aksi kerusuhan yang terjadi.

Masuknya Ormas FPI dalam daftar Pelaku Upaya MAKAR di Aksi kerusuhan 22 Mei 2019, menjadi suatu Alasan Pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Jokowidodo untuk tidak lagi memberikan perpanjangan Izin Ormas Islam tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum Relawan Dua Periode, H. MADE ZAKIR dalam Keterangan tertulisnya hari ini Jumat (14/6).

” Masyarakat tidak harus ribut ribut tentang FPI, karena Insya Allah Pekan Depan Ormas Islam FPI itu akan bubar secara sendiri ya,” ujar Made Zakir.

Made Zakir mengutarakan mungkin sudah saatnya Ormas FPI yang selama ini menjadi Ormas Islam yang telah salah arah harus membubarkan diri guna mengurangi kegaduhan atas dasar Ijin yang telah expired.

” Periode Kedua Presiden Jokowi bersama Wapres KH. Maaruf Amin Harus terbebas dari Ormas Ormas Radikal dan Kerap menjadi Biang kegaduhan di masyarakat,” sambungnya.

Menurut Made Zakir, Ormas Islam FPI ini telah banyak menorehkan catatan hitam sejak berdirinya.

” FPI Kerap turut andil setiap kerusuhan yang terjadi di Tanah Air. Yang paling kriminal adalah terkait kasus Habib Rizieq Pimpinan FPI menjadi status Buronan Negara” pungkasnya.

Berikut Daftar Catatan Hitam Yang Dilakukan Ormas Islam FPI sejak tahun 2004, diantaranya :

1 November 2004
500 anggota FPI merusak kafe dan bentrok dengan Forum Masyarakat Kemang di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

23 Desember 2004 150 anggota FPI bentrok dengan satpam JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

9 Juli 2005
Sekitar 400 orang beratribut FPI menyerbu kampus Mubarak, Parung, Jawa Barat. Mereka memberi ultimatum, dalam hitungan 7 x 24 jam, FPI akan bertindak Iebih tegas Iagi.

1 Juni 2008
27 aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, yang berdemo memprotes surat keputusan bersama Ahmadiyah, mengalami luka-luka dianiaya massa FPI saat sedang berunjuk rasa di Monas, Jakarta Pusat.

8 Agustus 2011
Sekitar 30 orang FPI mengobrak-abrik warung Coto Makassar di Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, karena tetap buka siang hari saat bulan puasa.

28 Agustus 2011
Ratusan anggota FPI merusak mobil Daihatsu Luxio di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Di Matraman Raya, Cempaka Putih, massa FPI bentrok dengan pemuda.

28 Oktober 2011
Ratusan anggota FPI bentrok dengan anggota Polres Metro Bekasi saat menggelar unjuk rasa di depan Sekolah Yayasan Mahanaim di Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat. FPI menilai yayasan sekolah telah melakukan pemurtadan agama terhadap warga Bekasi sejak tahun 2008.

12 Januari 2012
Massa dari FPI dan Forum Umat Islam demo di depan kantor Kemendagri, Jakarta Pusat. Massa kemudian melempari gedung dengan batu dan telur busuk. Aksi protes dilakukan atas pembatalan Perda Miras oleh pihak Kemendagri.

8 Juli 2013
FPI terlibat bentrok dengan Warga Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, ketika melakukan pawai dan razia. FPI dan warga sekitar terlibat cek-cok yang berakibat tewasnya seorang warga akibat tertabrak mobil Avanza yang dikemudikan anggota FPI.

12 Agustus 2013 FPI terlibat adu bacok denaan waraa Desa

12 Agustus 2013
FPI terlibat adu bacok dengan warga Desa Kandang Semangkon, Lamongan, Jawa Timur, yang diawali aksi penganiayaan anggota FPI kepada tiga orang warga di sebuah rental PlayStation.

30 Desember 2013
Kepolisian Kota Depok, Jawa Barat, menangkap Iima orang anggota FPI Iantaran melakukan razia disebuah toko di Cimanggis. Polisi menangkap mereka karena terindikasi anarkis dalam melakukan aksinya.

25 September 2014
Massa FPI dan Gerakan Pemuda Kabah terlibat bentrok saat demo di depan gerai Mc Donald, Kawasan Simpanglima, Semarang.

3 Oktober 2014
Kejadian ini terjadi ketika FPI melakukan unjuk rasa menolak pengangkatan Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Bentrokan yang awalnya damai, berujung rusuh yang melukai belasan anggota polisi. Kepolisian berhasil menangkap koordinator sekaligus otak kerusuhan, Novel Bamukmin, bersama 21 anggota FPI lainnya.

Kasus Habib Rizieq

Pada tanggal 30 Oktober 2008, Habib Rizieq divonis 1,5 tahun penjara terkait kerusuhan pada tanggal 1 Juni di Monas karena terbukti secara sah menganjurkan orang Iain dengan terangterangan dan dengan tenaga bersama-sama untuk menghancurkan barang atau orang Iain sesuai dengan Pasal 170 ayat (1) jo Pasal 55 KUHP.

Pada tanggal 20 April 2003, Rizieq Shihab ditahan karena dianggap menghina Kepolisian Negara Republik Indonesia lewat dialog di stasiun televisi SCTV dan Trans TV. la divonis 7 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 29 Juli 2003.

Pada tanggal 13 November 2015, Rizieq
kembali menjadi sorotan saat diundang
ceramah oleh Bupati Purwakarta di kota tersebut. Saat berceramah. Rizieq memplesetkan kata “Sampurasun” menjadi “Campur Racun”. Dalam bahasa Sunda, “Sampurasun” bisa diartikan sebagai salam hormat dan doa. Atas kejadian tersebut, Rizieq Shihab dilaporkan oleh Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat yang diinisiasi oleh Angkatal Muda Siliwangi Jawa Barat ke Polda Jawa Bare atas tuduhan penghinaan dan pelecehan terhadap budaya Sunda.

Pada tanggal 12 Januari 2017, Rizieq dilaporkan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar, Raden Prabowo Argo Yuwono atas tuduhan penghinaan terhadap profesi hansip karena telah berkata “Di Jakarta, Kapolda mengancam akan mendorong Gubernur Bluntuk melaporkan Habib Rizieq. Pangkat jenderal otak Hansip” dan “Sejak kapan jenderal bela palu arit, janganjangan ini jenderal enggak lulus litsus.”

Pada Februari 2017, tersiar rumor adanya percakapan pornografi antara Rizieq dengan seorang perempuan bernama Firza Hussein beserta foto-foto syur Firza di WhatsApp. Pada tanggal 29 Mei 2017, Rizieq ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kasus FPI
Soni adalah anggota Front Pembela Islam (FPI) yang terlibat dalam bentrok dengan warga di Kendal beberapa waktu lalu. Saat kejadian tersebut, Soni menjadi sopir mobil yang kemudian menabrak dan menyeret seorang perempuan warga Kendal, hingga tewas. Kekerasan terjadi antara warga dengan massa FPI di Sukorejo kabupaten Kendal, 18 Juli 2013 siang.

28 Agustus 2011
Ratusan anggota FPI merusak mobil Daihatsu Luxio di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Di Matraman Raya, Cempaka Putih, massa FPI bentrok dengan pemuda.

28 Oktober 2011
Ratusan anggota FPI bentrok dengan anggota Polres Metro Bekasi saat menggelar unjuk rasa di depan Sekolah Yayasan Mahanaim di Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat. FPI menilai yayasan sekolah telah melakukan pemurtadan agama terhadap warga Bekasi sejak tahun 2008.

12 Januari 2012
Massa dari FPI dan Forum Umat Islam demo di depan kantor Kemendagri, Jakarta Pusat. Massa kemudian melempari gedung dengan batu dan telur busuk. Aksi protes dilakukan atas pembatalan Perda Miras oleh pihak Kemendagri.

8 Juli 2013
FPI terlibat bentrok dengan Warga Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, ketika melakukan pawai dan razia. FPI dan warga sekitar terlibat cek-cok yang berakibat tewasnya seorang warga akibat tertabrak mobil Avanza yang dikemudikan anggota FPI.

12 Agustus 2013 FPI terlibat adu bacok denaan waraa Desa

12 Agustus 2013
FPI terlibat adu bacok dengan warga Desa Kandang Semangkon, Lamongan, Jawa Timur, yang diawali aksi penganiayaan anggota FPI kepada tiga orang warga di sebuah rental PlayStation.

30 Desember 2013
Kepolisian Kota Depok, Jawa Barat, menangkap Iima orang anggota FPI Iantaran melakukan razia disebuah toko di Cimanggis. Polisi menangkap mereka karena terindikasi anarkis dalam melakukan aksinya.

25 September 2014
Massa FPI dan Gerakan Pemuda Kabah terlibat bentrok saat demo di depan gerai Mc Donald, Kawasan Simpanglima, Semarang.

3 Oktober 2014

Kejadian ini terjadi ketika FPI melakukan unjuk rasa menolak pengangkatan Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Bentrokan yang awalnya damai, berujung rusuh yang melukai belasan anggota polisi. Kepolisian berhasil menangkap koordinator sekaligus otak kerusuhan, Novel Bamukmin, bersama 21 anggota FPI lainnya.

Kasus Habib Rizieq

Pada tanggal 30 Oktober 2008, Habib Rizieq divonis 1,5 tahun penjara terkait kerusuhan pada tanggal 1 Juni di Monas karena terbukti secara sah menganjurkan orang Iain dengan terangterangan dan dengan tenaga bersama-sama untuk menghancurkan barang atau orang Iain sesuai dengan Pasal 170 ayat (1) jo Pasal 55 KUHP.

Pada tanggal 20 April 2003, Rizieq Shihab ditahan karena dianggap menghina Kepolisian Negara Republik Indonesia lewat dialog di stasiun televisi SCTV dan Trans TV. la divonis 7 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 29 Juli 2003.

Pada tanggal 13 November 2015, Rizieq

kembali menjadi sorotan saat diundang

ceramah oleh Bupati Purwakarta di kota tersebut. Saat berceramah. Rizieq memplesetkan kata “Sampurasun” menjadi “Campur Racun”. Dalam bahasa Sunda, “Sampurasun” bisa diartikan sebagai salam hormat dan doa. Atas kejadian tersebut, Rizieq Shihab dilaporkan oleh Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat yang diinisiasi oleh Angkatal Muda Siliwangi Jawa Barat ke Polda Jawa Bare atas tuduhan penghinaan dan pelecehan terhadap budaya Sunda.

Pada tanggal 12 Januari 2017, Rizieq dilaporkan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar, Raden Prabowo Argo Yuwono atas tuduhan penghinaan terhadap profesi hansip karena telah berkata “Di Jakarta, Kapolda mengancam akan mendorong Gubernur Bluntuk melaporkan Habib Rizieq. Pangkat jenderal otak Hansip” dan “Sejak kapan jenderal bela palu arit, janganjangan ini jenderal enggak lulus litsus.”

Pada Februari 2017, tersiar rumor adanya percakapan pornografi antara Rizieq dengan seorang perempuan bernama Firza Hussein beserta foto-foto syur Firza di WhatsApp. Pada tanggal 29 Mei 2017, Rizieq ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kasus FPI

Soni adalah anggota Front Pembela Islam (FPI) yang terlibat dalam bentrok dengan warga di Kendal beberapa waktu lalu. Saat kejadian tersebut, Soni menjadi sopir mobil yang kemudian menabrak dan menyeret seorang perempuan warga Kendal, hingga tewas. Kekerasan terjadi antara warga dengan massa FPI di Sukorejo kabupaten Kendal, 18 Juli 2013 siang.

Hingga FPI menjadi bagian dalam kasus Upaya MAKAR Aksi Rusuh 21 – 22 Mei 2019 lalu

Red

Editor : Intan