Ketua DPR Nilai Munculnya Teroris Karena Faktor Ekonomi Dan Ideologi

TANGKASNEWS – “Kita mengapresiasi aksi sigap aparat keamanan yang menunaikan tugasnya dengan responsif. Mereka seolah tidak pernah tidur dan selalu bersiaga 24 jam untuk menjaga keamanan dan kenyamanan kita, Rakyat Indonesia. Meski kita juga tetap berharap berbagai kebijakan yang sifatnya preventif dan terfokus pada tindakan pencegahan harus tetap gencar dilakukan.”

Pernyataan ini disampaikan secara tertulis oleh Ketua DPR, Setya Novanto alias Setnov pada Sabtu, 12/8.

Dalam keterangannya tersangka KPK dalam kasus E KTP ini mengaku terkejut atas penangkapan terduga teroris yang dilakukan Densus 88 di sebuah perumahan di Tangerang Selatan pagi tadi. Bahkan kabarnya rumah tersebut disewa dengan harga 35 juta setahun. Hal tersebut menunjukan bahwa sel-sel teroris telah menyentuh semua level masyarakat. Tidak hanya kalangan biasa, namun juga kalangan menengah hingga atas.

Setnov menegaskan permasalahan Terorisme di tanah air bukan saja dikarenakan karena faktor ekonomi, melainkan juga karena cara pandang diafragma atas Ideologi Bangsa, Pancasila.

“Untuk itu DPR meminta kepada semua pemangku kebijakan untuk menggalakkan aksi-aksi pencegahan. Kita tidak lagi bisa menunggu kejadian teror berlangsung di depan mata, lalu ditindak. Kita perlu menggalakkan kinerja lembaga-lembaga sosial masyarakat maupun lembaga yang berada di bawah naungan pemerintah untuk gencar melakukan program-program deradikalisasi,” pesannya.

RED
EDITOR