Kasus TPP, Komisi I Akan Panggil Kemenlu Guna Klarifikasi Lobbyist Presiden

TANGKAS – Tulisan di situs New Mandala, dari seseorang bernama Dr. Michael Buehler, dosen Ilmu Politik Asia Tenggara pada School of Oriental and African Studies di London, mengenai keterlibatan “calo” untuk memfasilitasi pertemuan Presiden Jokowi dan Barack Obama, memicu DPR RI untuk mendalami kebenaran tulisan  itu secara serius.

Hal tersebut dipertegas oleh Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq, yang katanya akan memanggil pihak Kementerian Luar Negeri untuk memberikan penjelasan seputar isu tersebut.

“Nanti kan ada Raker dengan Kemlu. Yang lebih penting kan nanti kita minta penjelasan mengenai hasil-hasil pertemuan. Terutama terkait pernyataan presiden yang menerima ajakan Obama untuk bergabung dengan Trans Pacific Partnership,” ujar Mahfud Sidiq di komplek Parlemen, Jakarta, Senin (9/11).

Seperti diketahui, kabar mengenai ada aliran dana sebesar 1 miliar rupiah untuk membayar pihak ketiga, yang mengatur pertemuan kedua kepala negara tersebut telah menimbulkan beragam reaksi  di tanah air.

Pihak pemerintah sendiri, lewat Sekertariat Kabinet, Kemenlu, serta Kemenkopolhukam telah mengeluarkan bantahan resmi tentang hal itu. Menurut pemerintah, Presiden Jokowi melakukan lawatan ke Amerika justru karena memenuhi undangan Presiden Barack Obama.

J.Agna Dentha

EDITOR : DD BIN