Kasus Pelindo II, Bareskrim Akan Jemput Paksa RJ Lino

 

TANGKAS  – Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri siap melakukan upaya penjemputan paksa terhadap Direktur Utama PT Pelindo II Ricard Joost (RJ) Lino, jika mangkir dalam pemanggilan kedua, yang direncakan pada 9 November mendatang.

“Sesuai undang-undang akan kita lakukan itu (jemput paksa),” kata Kepala Bidang Analisa dan Evaluasi (Anev) Kombes Pol Hadi Ramdani, Rabu (4/11/2015).

Sementara, Kuasa Hukum RJ Lino, Rudi Kabunang memastikan, pihaknya telah menerima surat pemanggilan kedua yang ditujukan kepada kliennya untuk datang sebagai saksi dugaan korupsi kasus pengadaan mobile crane.

“Sudah kami terima, kami akan datang,” katanya.

Rudi menurutkan pihaknya tidak memiliki persiapan apa-apa untuk pemanggilan tersebut. “Karena dipanggil sebagai saksi kita tidak ada persiapan apa-apa. Kita akan koorporatif. Apa yang jadi pertanyaan penyidik akan kami jawa seperti apa yang kami ketahui,” ujar dia.

Intelijen

EDITOR : DD BIN