Kasus Habib Rizhieq Bukanlah Penistaan Ulama

TANGKASNEWS – Sebelumnya, Pakar Hukum, Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa kasus hukum pimpinan Front Pembela Islam, Habib Rizhieq akan mental dipengadilan , karena tidak mempunyai bukti yang kuat untuk disidangkan.

Hal senada disampaikan Komisioner SubKomisi Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron yang mengutarakan bahwa kasus dugaan kriminalisasi terhadap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, bukan kriminalisasi terhadap ulama.

Nukhoiron menambahkan Kasus Habib kini tengah ditangani oleh tim yang dipimpin oleh komisioner Komnas HAM lainnya yakni Natalius Pigai.”Kami masih menunggu kesimpulan akhir dari penyelidikan tersebut,” ucap Nukhoiron dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/6).

“Istilah kriminalisasi itu tak boleh mewakili golongan tertentu. Kriminalisasi Rizieq itu bukan kriminalisasi ulama, karena banyak ulama yang berseberangan pandangan dengan Rizieq,” imbuhnya.

Penyidikan ini dilakukan,terangnya, atas dasar permintaan Presidium Alumni 212 untuk menyampaikan hasil rekomendasi atas penyelidikan mereka terhadap kasus Rizieq.

Kendati demikian Komnas HAM, paparnya, belum merampungkan penyelidikannya. Rizieq saat ini masih berada di Arab Saudi dan belum mau memenuhi panggilan kepolisian terkait dengan kasus dugaan pornografi yang menjeratnya.

RED
EDITOR ;INTAN