Jumlah Kian Meningkat, Presiden Jokowi Ingin Dana Desa Dikelola Dengan Baik

TANGKASNews – “Mulai tahun ini (penggunaannya) digeser. Tidak semua, tapi mulai digeser kepada pemberdayaan ekonomi. Digeser kepada inovasi-inovasi yang baru.”

 

Demikian yang disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan sosialisasi mengenai prioritas penggunaan dana desa untuk tahun 2019 kepada para pendamping desa dan perangkat desa dari seluruh Jawa Timur. Sosialisasi berlangsung di alun-alun Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Jumat (4/1) kemarin.

 

Dalam sambutannya, Kepala Negara kembali menghimbau agar dana desa diolah dengan baik.

 

“Saat ini dia ingin para kepala desa dan pendamping dana desa mulai memprioritaskan dana untuk pemberdayaan ekonomi dan pengembangan inovasi desa. Pasalnya selama empat tahun terakhir dana desa sudah difokuskan untuk infrastruktur,” paparnya.

 

Presiden Jokowi menjelaskan total anggaran untuk desa di seluruh Indonesia terhitung besar yaitu mencapai Rp 70 triliun untuk tahun ini. “Tahun 2019 ini dana desa naik menjadi Rp 70 triliun plus dana kelurahan Rp 3 triliun. Jadi Rp 73 triliun,” terangnya.

 

Lebih lanjut , Presiden Jokowi menginginkan anggaran dana desa ini dapat terus meningkat tiap tahunnya.

 

“Bukan karena apa-apa. Dari hasil survei yang kita lakukan, 85 persen masyarakat puas terhadap pengelolaan dana desa dan bermanfaat bagi masyarakat dan desa,” jelasnya.

 

Sehingga mengakhiri sambutannya, Presiden Jokowi menuturkan jumlahnya terus bertambah sejak dianggarkan pada 2015.

 

“Saat itu dana desa mencapai Rp 20,7 triliun dan meningkat menjadi Rp 47 triliun di tahun berikutnya. Pemerintah kembali meningkatkan dana desa pada 2017 dan 2018 masing-masing menjadi Rp 60 triliun,” tutupnya.

 

Red

Editor : Intan