Jelang Ramadhan, DPR Prediksi Harga Bahan Baku Meroket

TANGKASNews – Jelang bulan suci Ramadhan beberapa pekan kedepan, ihak DPR RI memprediksi akan adanya lonjakan harga barang yang meroket lantaran nilai Rupiah yang terpuruk.

 

“Kalau dolar kuat otomatis harga barang impor akan lebih mahal, sesuai data impor kita secara kumulatif Januari-Februari 2018 tercatat US$ 29,52 miliar atau naik 26,58% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 23,32 miliar,” ¬†tutur Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Thohir di Jakarta, Sabtu (28/4).

 

Meroketnya harga bahan baku , paparnya dikawatirkan akan terjadinya inflasi , karena Indonesia masih dominan melakukan impor akan barang primer tersebut. “Indonesia memang paling banyak mengimpor bahan baku atau bahan penolong dengan persentase 74%, kemudian diikuti barang modal 15,85% dan terakhir barang konsumsi 9,72%,” imbuhnya .

 

Seperti contoh, Tohir menjelaskan bahwa untuk barang konsumsi seperti impor beras tahun ini sebanyak 500.000 ton yang berasal dari Vietnam dan Thailand menjadi salah satu penyebab meningkatnya impor Indonesia.

 

Dan nantinya, Tohir menambahkan ¬†meroketnya harga bahan baku ini akan mempengaruhi APBN. “Mungkin akan terasa pada peningkatan biaya subsidi dan cicilan hutang. Jadi kesimpulannya, pelemahan rupiah terhadap dolar juga akan menyebabkan inflasi dan mempengaruhi APBN,” ¬†jelasnya.

 

Red

Editor : Intan