Istana Berhasil Turunkan Alokasi Anggaran Perayaan HUT RI Ke 71

TANGKAS – Detik detik proklamasi didengungkan setiap perayaan HUT RI, 17 Agustus di Istana Negara, Jakarta.

Seperti halnya pada hari ini, Rabu (17/8)corak merah putih telah menghiasi di setiap penjuru Istana Merdeka Jakarta. Namun dibalik itu semua ada hal yang perlu diketahui publik akan perayaan HUT RI Ke 71.

Menurut Direktur Centre Budget Analys (CBA), Ucok Sky Khadafi menuturkan bahwa perayaan HUT RI Ke 71 telah memakan anggaran biaya sebesar Rp 7.872.842.000

Ucok menambahkan lokasi anggaran peringati hari kemerdekaan tahun ini, turun sebesar Rp.3.638.623.600. Karena pada tahun 2015, alokasi anggaran hari kemerdekaan tahun 2015 sebesar Rp.11.511.465.600.

Kendati demikian, ucok menegaskan bahwa Walaupun alokasi anggaran peringati kemerdekaan turun, tapi ditemukan potensi kerugian negara. Dari alokasi anggaran sebesar Rp.7.8 milyar, ditemukan potensi kerugian negaranya sebesar Rp.2.849.706.860. “Dimana modus potensi kerugian negara ini berasal dari pihak panitia lelang memilih perusahaan perusahaan yang harga tinggi dan mahal banget. Dan perusahaan yang menang, dari tahun 2015 – 2016 adalah perusahaan itu itu saja yakni PT.Buana kencana sejahtera. Dan pada tahun 2016 saja, dari  7 item yg dilelang, PT. Buana Kencana sejahtera ini dapat dua item pengadaan,” tuturnya pada pagi ini, Rabu (17/8).

Menanggapi hal ini, Politisi PDIP, Iwan Siswo menyampaikan alokasi anggaran ini menjadi hal yang wajar  dalam rangka menghormati jasa para pejuang bangsa Indonesia dalam memerdekakan negara kita.

” Alokasi anggaran perayaan HUT RI Ke 71 ini sudah ditekan menurun, menunjukan hal yang sangat patut kita apresiasi dari pihak Istana,” ungkap Iwan.

Iwan menegaskan, Alokasi anggaran yang disediakan pemerintah tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan semangat juang rela berkorban para pejuang kita dalam bertempur melawan penjajah guna memerdekaan negara RI. ” Merdeka, Merdeka, Merdeka,” tegas Iwan

RED
EDITO R: INTAN