Inilah Kriteria Baku Lomba Desain Kendaraan Pedesaan Indonesia

TANGKAS – Mimpi Industri Otomotif tanah air akan punya Kendaraan Pedesaan segera terwujud bertepatan HUT Ke 72 RI Agustus 2017 mendatang. Dimana Kementerian Perindustrian bersama Institut Otomotif Indonesia (IOI) kini telah memulai lomba Desai Kendaraan Pedesaan Indonesia.

Terkait Kendaraan Pedesaan Indonesia, Menteri Perindustrian , Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kendaraan multiguna ini nantinya akan berbentuk Pickup dengan spesifikasi khusus yakni memiliki empat roda dan bagan belakangnya bisa diubah-ubah, sesuai dengan dengan kebutuhan aktivitasnya.

“Untuk variannya, akan mengikuti kontur perdesaan masing-masing. Diharapkan Tahun depan prototipenya sudah ramung,”  terangnya.

Hal senada disampaikan oleh Presiden IOI, Made Dana Tangkas yang mengatakan bahwa pihaknya bersama Kemenperin telah memulai lomba desain Prototype Kendaraaan Pedesaan ini dari 5 Desember lalu hingga puncaknya pada 5 Maret 2017 mendataang.

Made Dana Tangkas menambahkan kriteria yang dibakukan dalam lomba desain Kendaraan Pedesaan ini mempunyai kesamaan dengan lomba desain prototype lainnya.

“Kalau sudah lihat kriteria lomba, seperti itu yang sudah dibuat IOI kira-kira. Kriteria itu, tidak bersinggugan dengan model sekarang, dan menjiwai sebagai produk anak bangsa,” ujar Made Dana Tangkas dalam keterangannya, Sabtu (10/12) Malam di Jakarta.

Dalam keterangannya, Made Dana Tangkas memaparkan bahwa kriteria dalam lomba Desain Kendaraan Pedesaan Indonesia ada 13 kriteria yang telah ditetapkan panitia, diantaranya ;

1. Bentuk tidak bersinggungan dengan kendaraan yang ada sekarang. (Asumsi dimensi maksimum Length x Width x Height = 3,2m x 1,5m x 1,8m plus gandengan)

2. Penggerak kendaraan bisa 4×4 dan/atau 4×2.

3. Mesin diesel dengan kapasitas 1000 cc, bisa berbahan bakar biofuel (bio diesel).

4. Kecepatan kendaraan 50 kpj.

5. Harga jual kisaran Rp. 60.000.000 (OTR).

6. Kendaraan dengan sistem dan konsep perawatan (maintenance) yang sederhana.

7. Desain atau bentuk bodi dan kabin mempunyaain kekhasan atau bercorak lokal wisdom.

8. Flatform kendaraan menggunakan frame yang sederhana dan mudah dirakit.

9. Bodi dan kabin mobil mudah dibongkar-pasang dan dengan bahan atau material lokal, ringan dan kuat.

10. Ground clearance minimum 200 mm.

11. Secara total, kendaraan ini mudah dirakit.

12. Desain bentuk kendaraan harus dapat digunakan secara multiguna atau multipurpose. (untuk pertanian, perkebunan, peternakan, pengairan, perikanan, nelayan, dll-nya.)

13. Sebagai alat angkut orang dan barang.

Menutup keterangannya, Made Dana Tangkas menegaskan bahwa lomba desain Kendaraan Pedesaan Indonesia mengusung tema ” Bangun Desa, Bangun Industri dan Ekonomi Rakyat Indonesia,”

Perlu diketahui, Kendaraan Pedesaan Indonesia merupakan sebuah kendaraan multiguna alhasi kerjasama Kemenperin , IOI dan beberapa stakeholder terkait dalam rangka membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

RED
EDITOR : INTAN