Hadiri Puncak Keuskupan Agung, Ahok Minta Doa Agar Tidak Terima Suap

TANGKAS –  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan bahwa selama kepemimpinannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan berupaya mewujudkan keadilan sosial.

“Banyak yang ngasih bantuan sosial tanpa berupaya mewujudkan keadilan sosial. Kalau kami akan mewujudkan keadilan sosial, bukan bantuan sosial,” kata dia dalam acara Puncak Perayaan Syukur Arah Dasar 2011-2015 Keuskupan Agung Jakarta, JIExpo Kemayoran, Sabtu (7/11/2015).
Untuk mewujudkan itu, kata Basuki, Pemprov DKI tengah membangun rumah susun sederhana sewa untuk warga yang sebelumnya bermukim di kawasan kumuh.
Pemprov DKI juga membebaskan pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk warga dengan penghasilan Rp 1 miliar ke bawah dan subsidi bagi pelajar kurang mampu melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP).
“Semua petugas kebersihan kami sudah digaji standar UMP (upah minimum provinsi),” kata Basuki saat menyebutkan contoh-contoh keadilan sosial bagi warga Jakarta.
Acara Puncak Perayaan Syukur Arah Dasar 2011-2015 Keuskupan Agung Jakarta dihadiri oleh Uskup Agung Jakarta Ignasius Suharyo dan sejumlah uskup dari berbagai kota, di antaranya dari Palembang, Pangkal Pinang, dan Banjarmasin.
Dalam kesempatan itu, Basuki meminta didoakan agar ke depannya tetap bisa memimpin Jakarta dengan baik.
“Doakan kami supaya bisa mengadministrasikan keadilan sosial dengan baik dan tidak menerima suap,” ujar dia yang langsung disambut tepuk tangan peserta acara.
Endha (BJ)

EDITOR : DD BIN