Gunung Agung Batal Erupsi, PVMBG Akan Turunkan Radius KRB

TANGKASnews – Kondisi aktivitas vulkanik Gunung Agung dinyatakan mengalami penurunan ditandai dengan adanya penurunan intensitas gempa per harinya.

 

Menurut Kepala Sub Mitigasi dan Bencana PVMBG, Gede Suantika mengatakan berdasarkan hasil analisa ditemukan beberapa parameter mengalami penurunan, seperti halnya terjadinya gempa yang biasa 50 kali ,kini hanya terjadi 7 kali dan tidak ada sama sekali per harinya.

 

“Aktivitas Gunung Agung mengalami penurunan yang signifikan, baik dari sisi kegempaan, deformasi, bentuk, serta komponen gas yang dikeluarkannya, ” terangnya di Karangasem Bali, Senin (5/2).

 

Terkait hal tersebut, Gede Suantika mengutarakan pemerintahan berencana akan menurunkan radius Kawasan Rawan Bencana (KRB) . “Kalau penyempitan radius sudah pasti. Cuma jarak penyempitannya kita belum tahu. Masalah ini rencananya besok akan diusulkan ke pimpinan PVMBG di Bandung,” jelasnya.

 

Gede Suantika menambahkan penurunan radius zona KRB ini nantinya akan berdampak terhadap penurunan status Gunung Agung.

 

“Misalnya, radius dipersempit dari 6 kilometer menjadi 4 kilo. Kalau sekitar 4 kilometer masih ada pemukiman. Karena ada pemukiman yang terancam bahaya, statusnya pun masih awas. Kalau seandainya tak ada besar kemungkinan turun,” paparnya.

 

Kendati demikian  PVMBG, tegasnya , memastikan akan melakukan penurunan atau penyempitan zona KRB Gunung Agung.

 

Gung Intan

TANGKAS BALI