Gubernur Djarot Ingin Reklamasi Jakarta Tetap Dilanjutkan

TANGKASNEWS – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syafull Hidayat menyatakan akan tetap melanjutkan Mega Proyek Reklamasi Teluk Jakarta.

Menurutnya, dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (LHP) BPK belum terdapat dasar hukum dan kesepakatan nilai tambahan kontribusi dengan para pengembang.

Untuk itu Pemprov DKI, tegasnya, DPRD DKI melanjutkan pembahasan dua rancangan peraturan daerah (Raperda) Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta dan Raperda tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) sebagai syarat reklamasi di pesisir Ibu Kota.

Disisi lain, Sekretaris Daerah DKI Saefullah mengutarakan pihaknya akan tetap membangun trase atau sumbu jalan yang menyambungkan Pulau C (pulau hasil reklamasi) dengan daerah Dadap, Kabupaten Tangerang, Banten.

Saefullah menilai proyek itu tetap dijalankan walaupun belum ada landasan hukumnya. Yakni, Raperda Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta dan ZWP3K yang belum disahkan oleh DPRD DKI.

 

“Trasenya jalan saja karena kalau berhenti ini ngerem, infrastruktur ngerem,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI, juga ngotot ingin melanjutkan pembahasan Raperda Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta dan Raperda RZWP3K.
Intinya, regulasi tersebut sangat mendesak disahkan menjadi Peraturan daerah (Perda), sebagai salah satu payung hukum dari Reklamasi Teluk Jakarta.

RED
EDITOR : INTAN