Gelar Peduli Budaya Bangun Majapahit, Megawati Berharap Dapat Tingkatkan Semangat Pemuda Indonesia

TANGKAS – Kondisi politik gaduh di lingkungan pemerintah dan parlemen saat ini, membuat masyarakat Indonesia menjadi penat dan kebingungan akan apa yang sedang terjadi di tanah air tercinta kita ini. Kegaduhan politik saling menjatuhkan antara para pejabat membuat implementasi politik di negeri ini menjadi kotor.
“Jika Politik ini kotor, Maka Kebudayaan dan Kesenianlah yang akan membersihkan”, ujar Deddy Gumelar alias miing selaku pembawa acara dalam Pagelaran Budaya Peduli yang bertajuk ” Bangun Majapahit” di Teater Besar Taman Ismail Marzuki Jakarta pada Kamis Malam (26/11).
Pagelaran Budaya Peduli ” Bangun Majapahit” dengan konsep pertunjukan ketoprak ini diselenggarakan oleh PDI Perjuangan selaku sponsor utama. Dalam acara ini, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Seskab Pramono Anung, Wagub DKI Jarot, Sekjen PDIP Hasto Kristyanto, Mantan Wapres Jendral TNI Tru Sutrisno, Menlu Retno LP Marsudi, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih, dan para anggota DPR fraksi PDIP. Selain itu dalam gelar budaya peduli ini tampak hadir undangan dari para pimpinan DPR seperti Setya Novanto, Fadli Zon, dan Fahri Hamzah, serta Sekjen Partai Golkar versi Munas Bali Idrus Marham, dan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Miranda Goeltom.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani bersama rombongan usai menyaksikan Pagelaran Peduli Budaya " Bangun Majapahit" di Taman Izmail MArzuki pada Kamis Malam (26/11)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani bersama rombongan usai menyaksikan Pagelaran Peduli Budaya ” Bangun Majapahit” di Taman Izmail MArzuki pada Kamis Malam (26/11)

“Nenek moyang kita, di masa silam pernah meninggalkan jejak kebudayaan sampai benua Afrika. Jejaknya jauh sebelum Laksamana Cheng Ho dan Christopher Columbus,”ujar Megawati usai pertunjukan gelar budaya peduli “Bangun Majapahit” ini.
Ketum PDIP berharap melalui pagelaran budaya peduli ini dapat kembali meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia yang berbhinneka tunggal ika”.
Disisi lain, dalam kutipan buku pagelaran budaya peduli “Bangun Majapahit ini, Megawati menegaskan bahwa “Jalan kebudayaan harus kita lakukan di tengah gempuran budaya luar yang sangat bertolak belakang dengan nilai kebudayaan Indonesia,”.
Sutradara Pagelaran Budaya Peduli ” Bangun Majapahit” ini disutradarai oleh Kenthus Apryanto dan didukung beberapa artis senior Indonesia seperti Titiek Puspa, Christine Hakim , dan Butet Kertaredjasa. Presiden Jokowidodo bersama Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama karena alasan tertentu batal turut menghadiri acara budaya PDIP ini.

endha(BJ)
EDITOR : DD BIN