Gelar Budaya PDIP Skak Mat Buat Ketua DPR

TANGKAS – Gelar Peduli Budaya Partai PDIP yang bertajuk “Bangun Majapahit” pada Kamis malam (26/11) di Taman Ismail Marzuki membuat  Ketua DPR, Setya Novanto yang sedang diterpa kasus Freeport Gate berada dalam posisi tidak berkutik. ” Semoga acara gelar budaya ini, tidak lagi ada kasus saling catut mencatut”, ujar Miing selaku MC dalam ungkapan pembukaan acara gelar budaya PDIP ini.

Gelar Budaya PDIP yang dihadiri oleh Ketua Umum, Megawati Soekarno Putri didampingi Menko PMK Puan Maharani, Seskab Pramono Anung, Sekjen PDIP Hasto Kristyanto, dan para pimpinan DPR seperti Setya Novanto, Fadli Zon, dan Fahri Hamzah menjadikan tamparan keras Skak Mat Setnov yang hadir dalam acara ini atas sindiran MC Miing dalam gelar budaya PDIP ini.

Bukan itu saja, usai pertunjukan , Ketua DPR Setya Novanto dengan langkah sigap bergegas meninggalkan area Teater Besar TIM melalui pintu belakang dengan mendahului Ketua Umum PDI P Megawati Soekarno Putri. Para awak mediapun kecolongan dengan kelimpungan mencari sosok Ketua DPR, sang pencatut nama presiden dan Wapres ini untuk melakukan wawancara terkait kasus Setbov dalam freeport gate.

MKD Bantah Terima Uang Suap Rp 20 M atas Kasus Ketua DPR

Disisi lain terkait Kasus Ketua DPR, Kasus Ketua DPR, Pimpinan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) bergerak cepat untuk mengcounter rumor yang beredar perihal aliran dana 20 miliar rupiah, untuk mengamankan kasus Freeport Gate dengan Ketua DPR RI, Setya Novanto sebagai pesakitan.

Surahman Hidayat langsung memberikan klarifikasinya, sekaligus membantah adanyta aliran dana tersebut. Hal ini menyusul pernyataan dari Wakil Ketua MKD, Junimart Girsang yang mengatakan pernah coba didekati oleh pihak tertentu untuk mengamankan kasus Setya Novanto.

“Saya tidak perlu menanggapi itu karena tidak ada. Itu hanya isu yang menguap dengan sendirinya kalau tidak menemukan tempat landing. Gak usah MKD disibukkan dengan hal lain, harus fokus pada tugasnya. Saya tidak ada urusan dengan Pak Junimart (wakil ketua MKD) dengan hal ini, kami hanya urusi yang menjadi tupoksinya,” ujar Surahman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11).

Surahman juga menandaskan bahwa ia menjamin sidah kasus Freeport Gate ini akan dilaksanakan secara terbuka, sesuai dengan harapan publik Indonesia, guna menjaga adanya intervensi yang sangat mungkin terjadi.

“Saya akan kooperatif. Rakyat ini memantau, kita open secara proporsional. Tuntutan untuk sidang terbuka sudah kita akomodir. Kita harapkan, berdoa dan berupaya untuk clean,” pungkas Surahman.

J.Agna Dentha

EDITOR : DD BIN