EXTREME, JogjaROCKarta 2019 Berhasil Hadirkan 8700 Penonton di Tengah Hujan Gerimis

TANGKASNews – Festival JogjaROCKarta ketiga yang dipromotori PT. Rajawali Indonesia menuai kesuksesan luar biasa.

Gimana tidak , Grup Band Rock Asal Amerika, Extreme yang dihadirkan dalam ajang JogjaROCKarta 2019 di Stadion Kridosono Yogyakarta pada Minggu (3/11) malam berhasil menghadirkan 8700 penonton , walaupun hujan gerimis membahasi stadion yang berkapasitas 10 ribu penonton tersebut.

Grup Band Rock Extreme yang beranggotakan Gary Cherone (vokal), Nuno Bettercourt (gitar), Pat Badger (bass) dan Kevin Figueiredo (drum) tampil dalam durasi satu jam membawakan 13 buah lagu favoritnya dengan disertai juga beberapa pertunjukan menghebohkan, dari Solo Guitar, Solo Drum hingga ditutup dengan lagu “We Are The Champion milik Grup Queen.

Ditengah hujan gerimis , lagu Extreme yang dilantunkan seperti Di antaranya seperti “Monster”, “Kid Ego”, “Play”, “Midnight”, “More Than Words”, “Hole Hearted” dan tidak lupa mereka memberikan energi yang menghentak lewat lagu “Cupid’s Dead” berhasil mengjipnotis ribuan penonton yang hadir dalam acara JogjaROCKarta 2019 tersebut.

CEO Rajawali Indonesia sekaligus Founder JogjaROCKarta Festival, Anas Syahrul Alimi menceritakan bahwa para penonton yang hadir dalam festival ini memilih untuk bertahan di tempat mereka masing-masing saat walau hujan terus turun mengguyur mereka.

Selain Extreme, Grup Band Amerika yang hadir dalam JogjaROCKarta 2019 ini adalah Power Trip dengan aliran musik cadas.

Menurut Anas , Power Trip tidak hanya mampu memberikan karya spektakulernya dalam bentuk rekaman, namun juga dalam penampilannya secara langsung.

“Power Trip memang layak mendapatkan predikat sebagai salah satu band dunia yang memiliki karya rock terbaik melalui album “Nightmare Logic”. Dan Alhamdulillah, berkat kehadiran Extreme, Power Trip dan beberapa musisi rock Indonesia di JogjaROCKarta 2019, apa yang kami targetkan dan kami harapkan bisa tercapai dengan sempurna. Malam ini setidaknya ada sebanyak 8.700 orang penonton menyaksikan festival ini. Dan hal ini bagi kami merupakan sebuah pencapaian yang sangat membanggakan,”paparnya.

Anas menuturkan Power Trip dengan personel Riley Gale (vokal), Chris Ulsh (drum), Chris Whetzel (bass), Blake “Rossover” Ibanez (gitar) dan Nick Stewart (gitar) lebih banyak membawakan karya-karyanya yang terdapat dalam album “Nightmare Logic” yang dirilis pada 2017 lalu berhasil membawakan 10 lagu dengan baik.

“Lagu-lagu seperti “Soul Sacrifice”, “Executioners Tax”, “Firing Squad” dan “Nightmare Logic” yang terdapat dalam album kedua mereka itu benar-benar Power Trip presentasikan dengan sangat baik. Power Trip tidak hanya mampu memberikan karya spektakulernya dalam bentuk rekaman, namun juga dalam penampilannya secara langsung,” pungkasnya.

Sedangkan Bakkar Wibowo, Project Director sekaligus Co Founder JogjaROCKarta Festival.

“Extreme dan Power Trip begitu pun dengan para musisi Indonesia yang didaulat untuk menjadi line up dalam festival ini telah menyuguhkan penampilannya yang sangat sempurna. Dan yang paling membahagiakan adalah ketika, para musisi yang bermain di atas panggung megah berukuran 18 x 12 meter tersebut bisa merepresentasikan pesan kebersamaan di tengah keberagaman yang ada di negeri ini,” jelasnya.

“Malam ini sangat luar biasa sekali. Tujuan yang ingin kami sampaikan melalui festival ini bisa tersampaikan dengan sangat sempurna kepada khalayak luas,” tutupnya.

JogjaROCKarta 2019 juga menghadirkan band rock asal Indonesia , seperti Tumenggung, NTRL, Trojan, Edane dan Jamrud.

Red
Editor : Intan