Ekonom Bali : Erupsi Gunung Agung Sebenarnya Bukti Alampun Bersuka Ria Atas Kemenangan Koster-Ace

Tangkasnews – Erupsi Gunung Agung yang terjadi pada rabu malam pasca pencoblosan Pilkada serentak 2018 , sebenarnya sebagai bagian dari ikut sertanya alam menyambut lahirnya pemimpin Bali Baru , yakni Wayan Koster dan Cok Ace yang telah berhasil mengalahkan pasangan Calon Mantra Kertha dalam Pilgub Bali.

 

Pernyataan ini disampaikan Ekonom Bali , Putu Yulia S dalam pesan singkatnya, Sabtu Sore (30/6).

 

Menurutnya Bali dengan julukan Pulau Seribu Dewa mempunyai kepercayaan skala (alam nyata) dan niskala (alam dewa).

 

” Boleh percaya atau tidak , Yang Maha Kuasa juga terkadang turut menunjukan sikap atas apa yang terjadi di alam kita ini , khususmya di Bali,” papar Yulia.

 

Sehingga letusan yang terjadi pasca pencoblosan Pilkada Bali 2018 usai pengumuman hasil hitung cepat (Quick Count ) sebagai bentuk suka ria yang maha kuasa atau Betara Betari yang melinggih (berada) di Giri Toh langkir (Gunung Agung)  atas terpilihnya Gubernur Bali Baru, Wayan Koster dan Wagub Bali Baru , Cok Ace.

 

Untuk itu , tegas Yulia, kemenangan Koster Ace dalam Pilkada Bali 2018 merupakan kehendak takdir Ida Shang Hyang Widhi atau TYME. ” Selain menjadi pemimpin Pilihan Rakyat, Koster Ace ini juga menjadi kehendak yang maha kuasa untuk memimpin Bali menuju sebuah perubahan,” jelasnya.

 

Terkait pernyataan ini, seperti diketahui Gunung Agung mengalami proses erupsi hanya berlangsung sesaat , sekitar 24 jam an lamanya.

 

Dimana Wakil Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian EDSM, I Gede Suantika menjelaskan pada Sabtu pagi (30/6) aktivitas erupsi Gunung Agung tampak menurun .

 

“Berdasarkan pengamatan 12 jam terakhir, aktivitas Gunung Agung memang me-nurun. Namun, dapur magmanya tetap aktif. Kita tetap waspada, terutama di radius 4 kilometer dari kawah Gunung Agung,” paparnya.

 

Lebih lanjut Yulia menambahkan penutupan Bandara Ngurah Rai, Denpasar Bali pun hanya berlangsung sekitar 8 jam pada Kamis (29/6). Sedangkan Jumat Bandara Ngurah Rai Bali sudah beroperasi kembali.

 

Hingga saat ini, ucap Yulia,  Gunung Agung masih berada di level III Siaga dengan Radius Rawan Bencana maksimal 4 Kilometer, sehingga Bali masih sangat aman untuk dikunjungi guna menghabiskan liburan sekolah.

 

“Ayo ke Bali, Gunung Agung Meletus, Bali Aman , Bali Safe ” tutupnya

 

Red

Editor : Intan