DPR Usulkan Pembangunan Bandara Baru Di Buleleng Bali

TANGKASNews – DPR RI menyatakan tidak setuju atas perluasan Bandara Ngurah Rai Bali dengan alasan Faktor Geologi.

 

Untuk itu Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengusulkan agar dilakukan pembangunan Bandara baru di wilayah utara Bali tepatnya di kawasan Singaraja Buleleng Bali.

 

“Pertama, daerah utara Bali lebih aman dari gempa ketimbang selatan karena dilindungi Gunung Agung. Kedua, jika terjadi letusan, biasanya sangat dipengaruhi arah angin, timur ke selatan atau barat ke utara,” ¬†jelasnya.

 

Menurutnya , Pembangunan Bandara baru di wilayah Singaraja Bali itu sangat potensial.

 

“Pembangunan Bandara baru di wilayah utara ini agar selalu terjaga karena kebanyakan pelancong berasal dari mancanegara, dan Bali sering menjadi tempat event-event internasional,” paparnya.

 

Haryo menjelaskan di selatan Bali terdapat garis-garis patahan Asia-Australia yang sewaktu-waktu efeknya dapat mengguncang dan merusak sarana prasarana bandara. ” Ini menjadi alasan kurang setujunya dilakukan perluasan Bandara Ngurah Rai, ” ucapnya.

 

“Ada tiga patahan di Jawa Bali, dan salah satu yang terbesar itu di selatan Bali. Maka waktu itu saya usulkan ke Kemenhub (Kementerian Perhubungan) dan Angkasa Pura I untuk membangun bandara di utara, yang direncanakan di Buleleng,” ¬†tegasnya di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (4/4).

 

Red

Editor : Intan