DPR Nilai Pembangunan Infrastruktur Pemerintah , Turunkan Daya Beli Masyarakat

TANGKAENews – “Masyarakat harus jeli melihat bahwa ada sesuatu yang aneh dalam cara pemerintah mengelola anggaran selama ini. Sementara belanja kementerian dan lembaga terus-menerus dikurangi dan dipotong dalam dua tahun terakhir, termasuk dana transfer ke daerah, belanja infrastruktur tidak pernah dikoreksi sama sekali. ”

 

“Ini jadi menguatkan kesan jika agenda pembangunan infrastruktur yang selama ini telah berjalan sebenarnya hanya berorientasi proyek, tidak berorientasi kepada masyarakat. Sebab, ekses belanja infrastruktur bagi pemulihan ekonomi dan daya beli masyarakat terbukti diabaikan oleh pemerintah.”

 

Pernyataan ini disampaikan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon di Jakarta , Sabtu (7/10)  yang mengaku sangat prihatin atas pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan penurunan daya beli masyarakat itu tidak ada dan hanya dijadikan alat lawan politik untuk menjatukan kepemimpinannya.

 

Karena menurut Fadli , penurunan daya beli masyarakat ini benar adanya dengan didukung data BPS .

 

“Sejak Juli 2017 isu ini juga telah dibahas dan diakui oleh sejumlah menteri, termasuk Gubernur Bank Indonesia, dan pada 4 Agustus lalu Presiden sendiri bahkan pernah mengumpulkan 18 menteri di Istana untuk membahas cara mengatasi persoalan tersebut. Lho kok sekarang tiba-tiba disangkal jika persoalan itu tidak pernah ada dan disebut hanyalah merupakan gorengannya lawan-lawan politiknya saja?!? Bagi saya pernyataan itu lucu,”  papar Fadli.

 

Fakta lain , tambah Fadli, tutupnya sejumlah pusat perbelanjaan, gerai ritel, mal, dan toko tak bisa disangkal sebagai disebabkan oleh masyarakat kini lebih senang belaja online daripada offline.

 

“Sebab, transaksi e-commerce itu porsinya baru satu persen saja dari total transaksi ritel nasional, belum signifikan,” ujarnya.

 

Untuk itu DPR, tegasnya,menyarankan kepada pemerintah dalam jangka pendek agar dapat menuntaskan masalah ekonomi khususnya terkait daya beli.masyarakat. “Dan selanjutnya, baru dilanjutkan jangka panjang dengan proyek infrastruktur,” pungkasnya.

 

Red

Editor : Intan