DPR Minta TNI Polri Tinjau Pulau Yang Dikuasai WNA di Kalimantan

TANGKASNews – DPR RI meminta kepada pihak TNI Polri untuk meninjau kembali kepemilikan Bakungan Besardi Maratua, Berau, Kalimantan Timur, yang diduga telah dikuasai warga negara asing (WNA).

 

Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil mengatakan pemerintah telah lalai karena membiarkan warga negara asing menguasai dan mengelola pulau tersebut.

 

“Menurut saya, pemerintahan kita saat ini lalai dan cenderung tidak mau peduli dengan pulau-pulau yang ada,” ¬†ujar Politisi PKS tersebut di Jakarta, Senin (23/6).

 

“Kalau kepemilikan itu bagian dari perjanjian bisnis tentu tidak mengapa. Tapi tentu apa jadinya jika tidak ada ,” imbuhnya .

 

Seperti diketahui, telah beredar video empat wisatawan lokal yang tampak kesal karena dilarang memasuki pulau Bakungan.

 

Waktu itu mereka berempat ingin berkunjung ke pulau Virgin Cocoa yang sudah menjadi pulau privat dengan resot mewah. Mereka diusir oleh bule yang berada di pulau yang dijadikan resort tersebut.

 

Jika ingin masuk, mereka diharuskan membayar biaya jutaan rupiah sebagai pengunjung. Sebagai warga negara Indonesia, mereka memprotes larangan berkunjung ke pulau dan beranggapan bahwa pulau ini telah dikuasai asing.

 

Red

Editor : Intan