DPR : Jangan Jadikan Medsos Sebagai Alat Pemecah Bangsa

TANGKASNEWS – Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa tentang Hukum dan Pedoman Bemuamalah melalui media sosial.

Fatwa MUI telah diterima langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara di Jakarta, Senin (5/6).

“Sejatinya khittahnya medsos untuk tingkatkan ukhuwah, sehingga hubungan antar manusianya bisa dijalankan,” tuturnya.

Fatwa MUI ini mendapat dukungan dari pihak DPR RI yang menyatakan bahwa fatwa tersebut dapat membantu penggunaan medsos yang bertanggung jawab.

“Memangkan itu menjadi suatu dasar pertimbangan masukan termasuk di dalam etika menggunakan medsos. Saya kira itu akan ikut membantu agar medsos digunakan secara bertanggung jawab. Jangan menyebarkan fitnah dan bergosip,”  ungkap Wakil Ketua DPR, Fadli Zon di Jakarta.

Fadli Zon menekankan agar medsos tidak digunakan sarana penyebaran fitnah dan ghibah yang dapat memecah belah sesama anak bangsa.”Jadi menurut saya Fatwa MUI itu termasuk yang meng-endorse apa yang sudah menjadi common sense, dan saya sependapat memang jangan ada fitnah apalagi yamg datanya tidak benar, akurat dan hoax. Saya sependapat itu,” pungkasnya.

RED
EDITOR ; INTAN