DPR : Impor Beras Sakitkan Petani Lokal

TANGKASNews – “Kebijakan impor ini memperlihatkan pemerintah tidak peka melihat kondisi pertanian kita. Di tengah petani menyambut panen raya, pemerintah malah melakukan impor beras. Ini sangat menyakitkan petani kita.”

 

Demikian yang disampaikan Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan di Gedung Parlemen Senayan , Selasa (5/6) yang menegaskan kebijkan impor beras bukti pemerintah telah menyakitkan petani lokal .

 

Pemerintah, sambung Taufik, mestinya lebih peka dalam melihat situasi saat ini, terutama petani yang berharap hasil panennya memiliki harga tinggi dan diserap maksimal oleh pemerintah.

 

“Data dari Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Bulog, bahkan BPS tidak ada yang sama terkait kondisi pangan kita, baik pasokan dan kebutuhannya. Ketidaksamaan ini menunjukkan bahwa komunikasi antar kementerian dan lembaga tidak berjalan harminis,”  papar Waketum PAN ini .

 

Sehingga DPR, ujarnya, meminta kepada pemerintah harus mampu mensinergikan data-data terkait kebutuhan, produksi pangan, dan data lainnya agar setiap kebijakan yang diambil pemerintah bisa lebih sesuai dengan kondisi saat ini. Selain itu, kebijakan yang diambil pun berpihak kepada petani.

 

“Jangan seperti sekarang ini, beda data, tahu-tahu impor. Ada yang klaim stok beras cukup, ada yang klaim harus impor. Padahal petani berharap hasil panennya dapat diserap maksimal, baik oleh pemerintah dan pasar. Pemerintah harus punya data yang valid dan menjadi acuan,” pungkasnya.

 

Red

Editor.: Intan