DPR Akan Tolak Perppu Pembubaran Ormas Produk Pemerintah

TANGKASNEWS – Terbitnya Perppu Pembubaran Ormas mengundang pro kontra di hadapan publik.

Disatu sisi menilai terbitnya Perppu Pembubaran Ormas merupakan langkah tepat pemerintah dalam membatasi gerak organisasi untuk tidak melakukan radikalisme.

Sedangkan dari Gedung Parlemen Senayan Jakarta, mendengungkan bahwa terbitnya Perppu Pembubaran Ormas ini sebagai langkah Pemerintah untuk menjadi rezim diktaktor.

Seperti yang disampaikan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengutarakan bahwa Perppu tersebut menunjukan adanya kepemimpinan Presiden Jokowi yang sedang belajar menjadi seorang diktaktor.

“Menuju kediktatoran. Lagi belajar jadi diktator,” ucap Fadli di Jakarta, Sabtu (15/7 ).

Menurut Fadli, Kediktaktoran era Jokowi terlihat dari adanya pemangkasan beberapa hal dalam Undang Undang tentang Ormas yang sudah ada dan bersifat sangat demokratis.

“Sehingga aturan-aturan yang tadinya sudah sangat demokratis itu dipangkas,” ujarnya.

Untuk itu DPR khususnya Fraksi Gerindra, tegasnya, kemungkinan akan menolak keras dari Perppu Pembubaran Ormas yang kini telah berada di meja Gedung Parlemen.

“Saya termasuk yang menganjurkan, mudah-mudahan jadi sikap resmi nanti setelah kita rapatkan tentu saja, untuk tolak ini. Karena ini suatu kemunduran demokrasi dan saya kira ini suatu kediktatoran gaya baru,” jelasnya.

RED
EDITOR; INTAN