DPD RI Minta Aparat Kepolisian Selalu Kawal Aksi Bela Islam Dengan Baik

TANGKASNEWS – Kasus penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menimbulkan perjalanan panjang akan aksi bela islam dari Aksi 411, 212 hingga aksi 55.

Menurut penilaian Ketua DPD RI, Oesman Sapta (OSO), Aksi bela islam yang dipromotori GNPF MUI merupakan hal yang wajar.

“Ada aksi selalu ada reaksi, iya kan? Itu sah-sah saja asal selalu dalam koridor-koridor yang bermartabat, kebangsaan dan mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi menjaga keutuhan bangsa ini,” tutur OSO dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/5).

OSO menekankan aksi demo menjadi hal yang wajar terjadi ditengah siklus demokrasi .”Ini di era demokrasi, di dunia sudah terjadi siklus demokrasi yang semakin hari semakin ketat, sah-sah saja selagi dia dapat menjaga kepentingan negara secara utuh,”  ujarnya.

“Boleh saja orang menyampaikan aspirasi, tapi tentu dalam koridor-koridor yang betul-betul menjaga kepentingan negara secara utuh,”  imbuhnya.

Untuk itu DPD RI himbau kepada aparat keamanan agar mengawal aksi demo yang bertajuk “aksi bela islam ” tersebut dengan baik. “Harus menjaga keamanan itu adalah tugas keamanan,” pungkasnya

RED
EDITOR: INTAN