Disahkannya UU MD3, Sebenarnya Siasat DPR Bagi Kekuasaan

TANGKASNews – Disahkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DRD dan DPD (UU MD3) pekan ini di Gedung Parlemen Jakarta dinilai sebagai trik dalam transaksi guna merebut kekuasaan .

 

Menurut Politisi PDIP, Iwan Siswo menyampaikan lolosnya UU MD3 ini menjadi siasat akal bulus DPR  guna memperoleh kekuasaan politik dengan mengkambinghitamkan jatah kursi pimpinan DPR untuk PDIP.

 

” Kesannya sih memberikan jatah kursi pimpinan DPR untuk PDIP, tapi sebenarnya ada maksud besar dibalik itu semua,” tutur Iwan Siswo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/2).

 

Disahkan UU MD3 ini , tambah Iwan menjadikan posisi para wakil Rakyat kepada rakyat akan semakin lemah.

 

Sehingga Revisi UU MD3 ini, ujar Iwan , menjadikan DPR telah kehilangan fokusnya sebagai lembaga institusi pemerintah.

 

“Revisi UU MD3 semakin kehilangan fokus dengan masuknya pasal-pasal baru yang berpeluang menjauhkan lembaga-lembaga tersebut dari jangkaun hukum dan suara kritis publik,” terangnya.

 

Lebih lanjut , Iwan menegaskan berlakunya UU MD3 saat ini juga akan menjadikan DPR sebagai lembaga negara yang anti kritik, karena ada beberapa pasal yang menyebutkan DPR berhak mempidanakan bagi mereka yang melontarkan kritikan. ” Pasal 122 huruf K UU MD3 memberikan peluang kepada DPR menjadi kebal atas kritikan, “pungkasnya.

 

Red

Editor : Intan