Dinilai Fitnah, Ahok Akan Laporkan Irena ke Polda Metro

TANGKAS – Sidang lanjutan Kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok digelar kembali pada Selasa (10/1) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta.

Dalam sidang tersebut, dihadirkan salah satu saksi bernama Irena yang menyampaikan beberapa tuduhan. Pertama Irena mengatakan penodaan agama pada saat doorstop di Balai Kota, kantor DPP NasDem, e-book “Merubah Indonesia”, dan video Youtube (pidato Ahok) di Kepulauan Seribu. Kedua, Ahok menilai Irena hanya mengambil kalimatnya sepenggal-sepenggal dan tidak utuh, pada kalimat ‘jangan percaya sama orang’. “Faktanya, orang dimaksud Bapak Basuki bukan ulama melainkan oknum politisi yang kerasukan roh kolonial.

Ketiga, Irena mengatakan dirinya menafsirkan Surat Al-Maidah ayat 51. Faktanya, kata Irena, dalam e-book tertulis, “Setelah saya tanyakan teman-teman termasuk Gus Dur”. Dia menambahkan bahwa Ahok tidak pernah mengkritisi kitab suci Al-Quran.

Ketiga poin yang disampaikan Irena dalam kesaksian sidang tersebut menjadikan pihak Ahok dan kuasa hukumnya keberatan.

Untuk itu, Ahok bersama tim kuasa hukumnya akan melaporkan Irena ke Polda Metro Jaya. “Atas permintaan tersebut Majelis Hakim mengatakan akan mempertimbangkannya dan berdasarkan tuduhan dan fitnah yang disampaikan saksi Irena itu, Ahok dan kuasa hukumnya akan melaporkan Irena ke Polda Metro Jaya,” Juru Bicara Ahok,¬† Triana Dewi Seroja.

Triana menekankan pihaknya sangat keberatan akan kesaksian yang diberikan Irena dalam sidang tersebut, dimana pihaknya menilai kesaksian Irena dalam sidang Kelima Kasus penistaan Agama Ahok tersebit dinilai sebagai fitnah.

RED
EDITOR ; INTAN