Dewan Pers : Media Televisi Sebaiknya Tidak Siarkan Langsung Sidang Kasus Ahok

TANGKAS  – “Kami mengimbau kepada komunitas media agar sidang kasus Ahok tidak disiarkan secara langsung ketika persidangannya. Ada bahaya besar kalau disiarkan secara langsung.”

Demikian kesepakatan himbauan dari Dewan Pers seperti yang disampaikan Yosep Adi Prasetyo selaku Ketua.

Menurutnya, jika disiarkan secara langsung juga bisa memengaruhi kebebasan dan independensi hakim dalam menentukan putusan. Padahal, hakim kata dia, tidak bisa diintervensi dan ditekan oleh siapa pun dalam mengambil keputusan.

“Penyiaran langsung dapat membuat hakim rawan tertekan oleh desakan massa ketika mengambil sebuah putusan. Kita harus jaga pengadilan untuk bisa bebas dan independen. Jangan sampai pers merusak ini,” ungkapnya.

Dalam keterangannya, Yosep menegaskan bahwa Dewan Pers mengimbau institusi pers, khususnya televisi, agar tidak menyiarkan langsung jalannya persidangan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Cagub DKI, Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok.

Yosep menyarankan agar nstitusi pers untuk menyiarkan secara live atau langsung di media televisi ketika pembacaan dakwaan dan vonis saja.

RED
EDITOR : INTAN