CEO IBIMA Sebut Capres Prabowo Hanya Bisa Sebar Hoaks Kemiskinan Era Jokowi

TANGKASNews – Dua pekan jelang Kampanye Pilpres 2019, Capres Prabowo Subiyanto mulai melakukan serangan terhadap kubu Capres Jokowi dengan menebarkan hoaks ekonomi, baik masalah kemiskinan , pengangguran ataupun kebijakan ekonomi.

 

Hal yang paling ditonjolkan oleh Prabowo adalah dengan meracuni masyarakat akan hoaks kemiskinan.

 

Kenapa kita sebut hoaks kemiskinan, karena sang ketum Gerindra ini berbicara dengan sepintas kasat mata saja yang ada dilapangan dan tanpa harus berbicara data.

 

Pernyataan ini disampaikan oleh CEO IBIMA, Made Dana Tangkas dalam keterangan singkatnya di Jakarta, Minggu (3/9).

 

Dengan hoaks kemiskinan yang disebar Prabowo, sambungnya, sebenarnya dirinya mempunyai rasa psimis yang mendalam akan kepemimpinannya nanti jika memang hoky berpihak bisa menjadi Presiden RI.

 

Prabowo, ujar Presiden IOI ini , mempunyai rasa ketakutan yang mendalam jika Indonesia dipimpin olehnya akan kian tidak karuan. ” Kemiskinan mungkin akan lebih meningkat drastis, koruptor berkembang biak dan situasi bangsa pun kian amburadul, ” paparnya.

 

Pasalnya, Made Dana Tangkas mengatakan saat ini yang penting bisa mengasut masyarakat dengan senjata hoaks kemiskinan yang menuding keburukan kepemimpinan Jokowi tanpa berdasarkan data yang bersifat imajinasi serta tanpa logika. ” Intinya bisa menang dulu, perkara kemakmuran rakyat perkara belakangan , ” ucapnya.

 

Hoaks kemiskinan yang ditebar Prabowo bersama anteknya, tegasnya , untuk menutupi rasa takut dan psimisme akan menjadi pemimpin bangsa akan optimisme dan prestasi yang telah diciptakan Jokowi dalam kepemimpinannya.

 

Made Dana Tangkas mengutarakan keyakinannya, sebodoh bodohnya masyarakat dengan tanpa dasar pendidikan pun bisa merasakan akan apa yang telah dikerjakan Presiden Jokowidodo hingga saat ini.

 

“Masyarakat dengan level pendidikan rendahpun bisa merasakan perubahan didalam era pemerintahan Jokowi – JK . Tidak ada istilah kemiskinan kian menngkat, mereka yang miskin adalah orang malas bekerja baru itu betul,” jelasnya.

 

“Kemiskinan yang ditudingkan kepada Pemerintahan Jokowi oleh Prabowo dan antek anteknya itu nyata adalah hoaks alias bohong besar,” pungkasnya.

 

Seperti diketahui, Capres Prabowo Subiyanto dalam acara peluncuran buku di Jakarta pada Sabtu (2/9) menyebutkan era Jokowi tingkat kemiskinan kian meningkat dan pengangguran pun semakin banyak.

 

Red

Editor : Intan