Cegah Korupsi, Ekonom Bali Usulkan Penyaluran Dana Desa Lewat Koperasi

TANGKASNEWS – Dana Desa yang telah digelontorkan pemerintah kini menjadi bumerang bagi para aparatur di pedesaan, karena bagi mereka yang menyalahgunakan subsidi ini kemungkinan akan terjerat pasal korupsi.

Untuk itu perlu adanya suatu jalan keluar dalam penyaluran dana desa agar mudah melakukan pengawasan dan tepat sasaran.

Hal ini disampaikan Pengamat Ekonomi dan Politik Bali, Putu Yulia S dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/8).

Putu Yulia menjelaskan penyaluran dana desa melalui koperasi, disamping menghindari lahirnya koruptor para pejabat desa, solusi ini juga ditujukan untuk penerimaan subsidi yang tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan dalam rapat anggota.

Pertanggungjawaban ini, imbuhnya, penyaluran dana desa dapat dialirkan secara optimal.

“Kenapa harus gunakan koperasi, karena dengan koperasi dana desa tersebut dapat di gulirkan ke kelompok sasaran di desa. Masyarakat desa tercatat sebagai anggota, koperasi di desa yang ditunjuk mempunyai syarat koperasi yang sehat dan akuntabilitas penggunaan dana desa di koperasi akan dipertanggung jawabkan dengan mekanisme yang jelas di rapat anggota. Semua kemajuan, perkembangan dan permasalahan diungkap secara umum pada rapat anggota. Dengan demikian dana desa tersebut dapat digunakan secara optimal,” paparnya.

Putu Yulia menekankan penyaluran dana koperasi ini akan tepat sasaran dan berjalan optimal, apabila nantinya koperasi diberikan wewenang dan proporsional untuk mengatur alur dana desa dari hulu hingga hilir.

RED
EDITOR ; INTAN