Buwas Ingin Tembak Mati di Tempat Pengedar Narkoba

TANGKAS – Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan aparat kepolisian untuk melakukan tembak di tempat bagi bandar dan pengedar narkoba. Akibat kebijakannya itu, setidaknya 400 orang tersangka pengedar narkotika tewas.

Maraknya peredaran Narkoba di tanah air, menjadikan Kepala BNN Budi Waseso alias Buwas ingin meniru cara pemberantasan barang haram ini seperti di Filipina.

“Saya kira negara itu (Filipina) sudah tahu, tahu situasi dan kondisinya. Itu dilakukan karena negara itu memerlukan tindakan itu. Bukan berarti kita ikut-ikutan negara lain,” jelasnya, Selasa (6/9) di Jakarta.

Buwas menambahkan ika ingin menerapkan pemberantasan narkoba seperti Filipina harus ada kesepakatan nasional.

Lebih lanjut Buwas menyampaikan Pasalnya, dalam pemberantasan narkoba harus dipelajari kondisi wilayah tersebut.

“Nah bagaimana kita melihat situasi yang ada di negara kita, apakah kita dalam kondisi darurat seperti itu. Dan apakah harus kita melakukan seperti itu. Tinggal kita bicarakan kepentingan bangsa ini. Kalau kita ingin bangsa ini bersih, aman, ya itu kembali lagi ke kita-kita semua,” tuturnya.

“Ya bisa, tergantung bagaimana kesepakatan negara kita. Ekstrem atau tidaknya tergantung cara kita memandang, cara kita mengambil langkah-langkah. Tidak harus sama seperti Filipina, tapi kita harus melakukan tindakan tegas. Kalau tidak kita akan terus seperti ini,”  pungkasnya.

RED
EDITOR : INTAN