Bukan Pencitraan, Ini Alasan Presiden Jokowi Naik KRL Pulang Ke Istana Bogor

TANGKASNews – Usia meresmikan tol terpanjang di Indonesia, Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, di Lampung pagi tadi Jumat (8/3), Presiden Jokowi sempat menjelaskan Alasan kenapa dirinya naik Kereta Commuter line (KRL) beberapa hari lalu.

Kepala Negara menuturkan dirinya telah lama mendengar keluhan padatnya penumpang yang menggunakan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line pada jam-jam tertentu.

“Ada yang menyampaikan pada saya, Pak, kalau mau coba KRL itu naik jam 6 sampai jam 8 kalau pagi, kalau sore jam 4 sampai jam 6. Itu dadakan saja,”  ujarnya dalam Keterangan yang disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin beberapa saat lalu.

“Tujuannya ya untuk melihat kondisi yang sebenarnya dan kita betul-betul merasakan kondisi sebenarnya. Mau bergerak aja enggak bisa. Terutama yang dari Jakarta ke Depok, itu mau bergerak aja enggak bisa,” sambungnya.

Presiden Jokowi menceritakan saat di dalam gerbong kereta, ia banyak menerima masukan soal penambahan kereta maupun gerbong dalam satu rangkaian untuk memfasilitasi banyaknya penumpang yang menggunakan moda transportasi tersebut. “Problemnya kalau tambah kereta berarti bakal banyak persimpangan (jalan) yang tutup terus,” imbuhnya.

Solusinya adalah, Presiden Jokowi mengatakan dengan membangun jalur kereta  elevated_ atau jalur kereta layang di Ibu Kota yang menghubungkan wilayah sekitarnya. “Pekerjaan besar di Jakarta menurut saya adalah kereta api yang  elevated Itu saja. Memang biaya besar, tapi enggak ada jalan lain selain itu. Sehingga headway (selisih waktu antarkendaraan) bisa diatur, danTransportasi massal memang harus kita siapkan,” paparnya.

“Pas jam-jam seperti itu mau goyang 1 cm aja enggak bisa. Kita bisa agak longgar itupun masih berdiri itu setelah dari Depok menuju Bogor. Karena yang turun sudah agak banyak,” tutupnya.

Seperti diketahui, masyarakat dihebohkan beberapa hari lalu dengan cerita Presiden Jokowi yang naik KRL dari Jakarta menuju Bogor selepas tugas kenegaraan. Dimana Kepala Negara pada Rabu, 6 Maret 2019, singgah di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan, untuk kemudian melanjutkan perjalanan pulang ke Bogor dengan menaiki KRL Commuter Line.

Red
Editor : Intan