Buka Bursa Efek Indonesia, Presiden : Ekonomi 2016 Akan Lebih Baik Sebelumnya

TANGKAS – Presiden Jokowi membuka perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (4/1/2016). Indeks Harga Saham Gabungan (ISHG) turun 12,84 poin atau 0,28 persen ke level 4.580,16.

Didampingi Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin, Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo dan Sirektur Utama BEI, Tito Sulistio.

“Pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2016, dengan ini saya nyatakan dibuka dan dimulai,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, pada akhir perdagangan 2015 ISHG ditutup menguat 23,65 poin atau 0,52 persen ke level 4.593,01. Penutupan saat itu dilakukan oleh Wakil Presidem Jusuf Kalla.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan kehadiran Presiden Jokowi di Bursa Efek Indonesia diyakini dapat mendorong semengat komitmen pelaku pasar. Ia juga memperkirakan ekonomi akan lebih baik.

Ekonomi 2016 akan lebih baik dari sebelumnyha,” ujarnya.

NINGSIH

EDITOR : DD BIN