BNPT : Hingga Kini, Ada 1200 Warga Indonesia Terlibat Terorisme

TANGKASNEWS – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Suhardi Alius menyampaikan ada belasan warga Sumatera Barat (Sumbar) kini dinyatakan terlibat terorisme.

“Tapi secara kuantitatif dibandingkan daerah lain Sumbar tidak terlalu banyak, dan kebanyakan aksi yang dilakukan di luar provinsi,” imbuh Suhardi di Padang, Senin (7/8) malam.

BNPT, ungkapnya, menilai saat ini tidak ada satu pun provinsi, kota dan kabupaten yang steril dari terorisme dan paham tersebut bisa masuk lewat mana saja.

“Anak muda tersebut kemudian diprovokasi dengan ajaran yang tidak sesuai dan itu mudah sekali,” tegasnya.

Untuk itu BNPT, ujarnya, berharap agar duta damai yang direkrut dari generasi muda bisa melakukan diseminasi dan menyebarkan pesan damai serta anti radikalisme, lanjutnya.

Lebih lanjut, Suhardi menuturkan bahwa Sumbar tidak terlalu banyak yang terlibat terorisme karena masyarakatnya punya daya tahan namun harus berupaya ditekan jumlahnya.

“Artinya ini menjadi tugas dan tanggung jawab semua pihak melakukan langkah-langkah pencegahan,” jelasnya.

Hingga kini, terangnya, secara nasional ada 1200 orang telah ditangkap terkait terorisme.

Suhardi menekankan mudahnya masuk paham radikalisme karena lemahnya para generasi muda yang cepat terpengaruh karena situasi dan kondisi internal.

BNPT, tegasnya, menghimbau kepada pemangku adat harus ambil peran dan melakukan deteksi adanya paham yang tidak lazim beredar disekitar wilayahnya masing masing.

RED
EDITOR : INTAN