Bangun Fasilitas Polri, Tito Minta DPR Tambah Anggaran 2019

TANGKASNews – Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian menyampaikan DPR telah memangkas Anggaran Polri 2019 sebesar 19.8 persen alias Rp. 18,1 T .

 

“Secara umum berkurang sebesar Rp18,1 triliun atau minus 19,08 persen,”  ujar Kapolri usai menggelar rapat kerja dengan Komisi III DPR  di Gedung Parlemen , Jakarta pada Selasa (5/6).

 

Dalam surat Kapolri nomor B/1563/III/Ren.2.1/2018 per 14 Maret 2018 diusulkan rencana kegiatan Polri tahun 2019 sebesar Rp126,8 triliun. Jumlah itu dialokasikan untuk tiga pos belanja pegawai sebesar Rp49,9 triliun, belanja barang Rp36,5 triliun dan belanja modal Rp40,3 triliun.

 

Lebih lanjut Tito mengutarakan analisis terhadap pagu indikatif 2019 dinilai belum mencukup kebutuhan minimal anggaran Polri. Yang terutama bersumber dari rupiah murni.

 

“Pagu indikatif itu cukup jauh dari usulan Rp120an triliun dan jauh dibawah alokasi anggaran di th 2018 yang Rp95 triliun,” paparnya.

 

“Sekarang baru 53 persen,sementara beberapa instansi lain sudah 100 persen. Saya sebagai pimpinan ada tambahan tunjangan kinerja agar kesejahteraan baik. Kalau baik maka biss didorong kerja maksimal,”  sambungnya.

 

Untuk itu Polri, ungkapnya meminta dukungan kepada Komisi III DPR agar mendapatkan panembahan anggaran dari sumber rupiah murni sebesar Rp 44,4 triliun. ” Dengan rincian untuk tiga alokasi. Belanja pegawai sebesar Rp 6,7 triliun, belanja barang sebesar Rp5 triliun dan belanja modal sebesar Rp 32,6 triliun,” jelasnya.

 

Penambahan anggaran tersebut, Sambung Tito , guna pembangunan fasilitas kantor ,  Polda, Polres dan Polsek.

 

“Belanja modal diantaranya untuk pembangunan fasilitas gedung kantor Polda, Polres dan Polsek,” tutupnya.

 

Red

Editor : Intan