Bali Interhash 2016, Ribuan Wisman Padati Sanur dan Kuta

TANGKAS- Tahun 2016, Bali sebagai destinasi utama wisata Indonesia kembali mendapat kepercayaan menjadi Host dalam event “ Bali Interhash 2016“. (baca : Bali Interhash 2016 )

Sebelumnya, Deputi Pengembangan Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty menjelaskan bahwa Interhash salah satu even internasional yang sangat berpotensi mendatangkan wisatawan. Itu bisa diukur dari komunitas pencinta alam (hasher)yang sudah menyebar di 100 negara. Apalagi, even ini sudah rutin digelar sejak 1978.

Kamis (19/5), event Bali Interhash 2016 secara resmi dimulai hingga berakhir nanti pada 22 Mei mendatang.

Sekitar 6 ribu dari 75 negara turut dalam event olah raga lintas alam international 2016 ini.

Dalam kesempatan ini, hadir Asisten Deputi Pengembangan Pasar Personal, Kementerian Pariwisata Resona Arya menjelaskan bahwa Bali kini menjadi Host dalam Interhash 2016 berdasarkan hasil Bidding yang telah mengalahkan Korea, Fijji, Hainam China dan sebagainya.

“Sehingga dari hasil Bidding ini, Tahun 2016 Indonesia di Bali kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan Interhash ini, ” ujarnya

“Lintasan Bali Interhash 2016 ini meliwati wilayah Kabupaten Tabanan, Badung, Gianyar, Bangli dan Denpasar dengan lari melintasi gunung, sungai dan dataran ,” jelasnya.

Menurut Resona, Dampak event Bali Interhash 2016 ini khususnya pada proosi bagi Bali. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan jumlah wisatawan yang mengunjungi dan memadati kawasan Sanur, Kuta, dan Legian Badung.

Selain itu, Resona menegaskan bahwa dampak atas event ini juga terhadap promosi daerah destinasi wisata baru di pulau Bali.

Gung Bayoe – Tangkas BALI

EDITORĀ  DD BIN