ATF 2016, STP Bandung Akan Berikan Jawaban Pasti Atas Keraguan Riset Pariwisata

TANGKAS – Hari ini, Sabtu (7/5) Biennial Confrence ke 12 akan berlangsung. Bieenial Confrence yang lebih dikenal dengan sebutan Asia Tourism Forum (ATF) pada tahun 2016, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STPB) kembali mendapat kepercayaan menjadi penyelenggara ATF 2016.

Berdasarkan keterangan dari Humas Kemenpar pada Jumat (6/5), mengatakan Menteri Pariwisata Arief Yahya dipastikan akan hadir dalam perhelatan dua tahunan ini dan sekaligus membuka secara resmi ATF 2016.

Prihal kehadiran Menpar ini dibenarkan oleh Kepala Unit Komunikasi Publik STP Bandung, Dony Riyadi MM.Par yang menjelaskan bahwa dalam open ceremony ATF 2016 nanti akan dibuka oleh Arief Yahya dengan ditandai pemukulan Rampak Gendang (alat kesenian jawa barat – red) di Gedung Sate Bandung.

Disisi lain, Ketua STP Bandung DR.Anang Sutono, CHE sebelumnya mengatakan ATF 2016 menjadi ajang branding STPB yang Go Global dan Branding pariwisata Jawa Barat. (baca : ATF sebagai ajang Branding Destinasi Wisata)

Anang menekankan, STP Bandung akan memberikan jawaban kepada publik melalui ATF 2016 akan keraguan selama ini atas riset terhadap industri pariwisata.

Anang menambahkan, Riset Industri Pariwisata yang selama ini dilakukan sangat rahasia dan tidak transparan. ” Bukan itu saja, Riset Pariwisata sering kali tidak dapat diimplementasikan secara langsung di dunia pariwisata,”,, ujarnya. (baca : ATF 2016, Bali masih perlu pencitraan melalui Riset)

“ATF 2016 merupakan sebuah forum international yang mewadahi¬† para pakar, akademisi, peneliti, pejabat pemerintah serta pembuat kebijakan Pariwisata untuk saling bertukar informasi penelitian guna pertumbuhan Industri Pariwisata yang berkelanjutan baik di Asia maupun di Dunia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ketua STPB ini menghimbau agar riset yang dilakukannya agar mampu memberikan nilai positif kepada para pelaku industri pariwisata, khususnya di tanah air.

“Riset yang baik harus mampu memberikan manfaat bagi para pelaku pawisata secara nyata”, ujarnya.

Anang memberikan contoh seperti kunjungan para wisatawan mancanegara ke Indonesia nantinya diharapkan tidak dihadapkan dengan birokrasi yang rumit.

Sehingga Anang kembali menegaskan, melalui ATF 2016 kali ini STP Bandung akan memberikan jawaban pasti atas riset terhadap pariwisata secara transparan dan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan Industri Pariwisata, dan bukan riset yang penuh daya kayal.

ATF 2016 kali ini akan dihadiri 20 Negara, 110 Presenter dan 220 participan dari berbagai lembaga pendidikan dan industri di kawasan ASIA.

ATF 2016 kali ini mengusung tema “A New Approach of Wonderfull Tourism “, Pariwisata yang memiliki makna penting akan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

RED
EDITOR : DD BIN