Arus Balik Lebaran 2019 Bermuatan Massa Rusuh Sidang MK

TANGKASNews РKehadiran Hari Raya Idul Fitri 1440 H, tidak dapat  meredakan KETIDAKPUASAN pihak Prabowo Sandi atas Kekalahan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

MIRIS, jika masyarakat kita Tengah Sibuk dalam suasana Lebaran 2019 sebagai ajang Silaturahmi kepada orang Tua, keluarga, saudara, dan kerabat. Sedangkan kubu Prabowo Sandi Sibuk dengan persiapan pengerahan masa yang akan diturunkan pada Periode 14 – 28 JUNI 2019.

Berdasarkan info yang beredar di beberapa grup sosial media, pengerahan Massa terkait pelaksanaan Sidang Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan berlangsung pekan depan, 14 Juni 2019.

Dikabarkan pengerahan aksi massa dari kubu Prabowo Sandi telah dilaksanakan berbarengan dengan Arus Balik Lebaran yang Tengah berlangsung hari ini, Sabtu (8/6).
Pasalnya, Momen Arus Balik Lebaran 2019 dijadikan ajang yang tepat bagi mereka (kubu Prabowo Sandi) untuk menggeser masyarakat daerah agar terbebas sidak dari kepolisian.

Berikut informasi yang beredar terkait perencanaan pergeseran Massa yang akan diturunkan pada aksi Rusuh 14 – 28 JUNI 2019.

LEVEL TEKNIS*
Diketahui beberapa profil yang berperan dalam *manajemen Tengah*, menerima Perintah dari level strategis dan meneruskan ke level taktis serta sebagai pendana, yaitu ;

1. Aris Marsyudianto
merupakan lulusan akademi militer tahun 1992 dan keluar dari dinas militer pada tahun 2006 selanjutnya dipercaya mengelola perusahaan Prabowo sampai sekarang sebagai vice presiden Direktur. AM merupakan Ketua Umum GNCP dan Artis Cinta Prabowo (ACP).

2. Handoko Pujakusuma
Handoko merupakan alumni akademi militer tahun 1991 dan pangkat terkhir Letnan Kolonel (Purn). Handoko merupakan Ketua Pelaksana Harian GERAKAN NASIONAL CINTA PRABOWO GNCP dan Artis Cinta Prabowo (ACP).Handoko gabung dengan organisasi perwira pandu 08.

3. Purwandy
Diduga PURWANDY alumni akademi militer 1998 .PURWANDY merupakan Waketum 5 bidang Administrasi dan Logistik GERAKAN NASIONAL CINTA PRABOWO (GNCP) dan ARTIS CINTA PRABOWO (ACP). Purwandy gabung dengan organisasi perwira pandu 08.

4. Ferry Joko Yulianto
Wakil Ketua Umum Partai GERINDRA, Sekretaris Jenderal, Sejak 2005 sampai sekarang, Ferry dipercaya menjadi ketua umum Pimpinan Pusat Dewan Tani Indonesia.

5. Antik Agung Purnomo
Ex TNI berangkat terakhir Kapten.

6. Fauka Noor Farid
Ex TNI alumni Akabri 92, eks Tim Mawar.

*III. LEVEL TEKNIS*
Teridentifikasi beberapa profil berencana untuk menurunkan massa pada periode 14 Juni sd 28 Juni diantaranya ;

*1. Pok Ex TNI*
– Mujiono PPIR dan Firman melaksanakan aksi demo di Medan berkoordinasi dengan Brigjen (Purn) TNI Hasyim dan Brigjen (Purn) TNI Harry Yusmanadi.

– *Eko Narse, merupakan ex TNI dan berencana menurunkan massa dari Batam* dan Padang, rencana lokasi kumpul kelompok ini adalah di Wisma Jambore Cibubur sebelum pelaksanaan Sidang MK Pertama.

*2. Pok FPI* Seperti;
–¬† Bernard Abdul Jabar yang berkoordinasi dengan Haji Ncep GARIS untuk ke MK dan pengepungan di gedung MPR.

– Ustad Syafii Solo berkoordinasi dengan Antik Agung Purnomo, dan Purwandi terkait rencana aksi tgl 14 Juni 2019.

– Ustad Mala FPI berkoordinasi dengan dengan Ferry Joko Juliantono terkait kegiatan di MK.

– Tengku Sanusi berkoordinasi dengan Sunarko terkait rencana aksi di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

– Yazid Salman FPI akan mengadakan aksi dengan menggunakan 1000 motor roda dua di sentral bisnis komunitas tionghoa di Bogor selama periode sidang di MK.

*3. Pok Garda* bentukan FAUKA yang terdiri dari orang sipil diketuai EPRIEDI dan rencana sampai pembentukan batalyon.

Belum diketahui tujuan pembentukan kelompok ini apakah untuk demonstrasi atau tujuan lain.

*REKOMENDASI*

1. Diketahui rencana *arus balik mudik pada 8 dan 9 Juni digunakan sbg cover dalam pergeseran massa*, untuk dapat dikoordinasikan dengan kesatuan di kewilayahan dimana rencana pergerakan Massa dari daerah Seperti Jabar, Jateng, Jawa Timur *dan Sumatera* untuk dapat dihalau sebelum menuju ke Jakarta.

2. Berkoordinasi dgn satuan (TNI) karena Terdapat beberapa profil ex TNI yang berusaha melakukan pergerakan massa ke MK.

3. melakukan pemantauan fisik profil level taktis untuk dapat dilakukan _assessment_ apakah rencana yang akan dilakukan sesuai dengan perencanaan mereka.

Kebenaran informasi ini harus ditelusuri lebih lanjut oleh pihak kepolisian, Guna mencegah terjadinya kembali aksi Rusuh 22 Mei.

Red
Editor : Intan