ALUMNI ITB Sebut 20 Oktober JAKARTA SIAGA SATU TERORIS, WASPADA

TANGKASNews – Ketua Ikatan Alumni Teknik Industri , Institut Teknologi Bandung (ITB) , Ir Made Dana Tangkas mengatakan Ibukota Jakarta Siaga Satu atas Serangan Teroris saat acara pelantikan Presiden Jokowi dan Maarif Amin pada Minggu , 20 Oktober mendatang .

“Jakarta Siaga Satu atas serangan teroris saat Hari H pelantikan Presiden Jokowi dan Wapres Maaruf,” Amin ,” ujar Made Dana Tangkas di Jakarta pada Senin (14/10).

Hal ini disampaikan terkait dengan adanya insiden penusukan Menkopolhukam Wiranto di Banten pada pekan lalu.

Menurutnya, insiden penusukan Jendral Wiranto di Banten itu menjadi sinyal warning dari teroris kepada pemerintah untuk waspada siaga jelang dan pada Hari H pelantikan Presiden Jokowi dan Wapres Maaruf Amin .

” Ini sudah gak main main lagi. Jaringan teroris di tanah air melalui penusukan Wiranto di Banten pekan lalu tersebut menjadi sinyal buruk untuk akan ada insiden lanjutan yang lebih dahsyat jelang dan saat Hari H pelantikan pada Minggu besok,” paparnya.

” Sasaran utama para teroris saat ini tiada lain adalah Bapak Jokowi dan para pendukungnya,” sambungnya.

Dalam keterangannya, Made Dana menyampaikan apresiasi atas putusan Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian yang dengan cepat mengeluarkan larangan menggelar aksi demo jelang pelantikan .

” Saya mengapresiasi atas tindakan cepat tanggap Bapak Kapolri dengan mengeluarkan larangan Aksi demo selama sepekan hingga pelantikan Presiden Wapres terpilih usai,” terangnya.

Kendati demikian , Made Dana mengutarakan dan meyakinkan para Teroris kini tengah mempersiapkan sebuah aksi serangan teror yang dapat menggagalkan serta mengacaukan acara Pelantikan Jokowi Amin .

” Sehingga saya berani katakan 20 Oktober itu Jakarta Siaga Satu atas serangan teror. Entah apa yang terjadi , itu hanya tuhan dan para teroris yang tahu,”jelasnya.

Untuk itu Made Dana menghimbau kepada publik agar tetap waspada , dan lebih amannya agar tidak keluar rumah. ” Mari kita rayakan kememangan dan saksikan pelantikan Jokowi Amin melalui layar kaca televisi saja,” pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan alias BG menyebutkan pihaknya telah mengendus rencana kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) jelang pelantikan Jokowi-Ma’ruf.

“Kami sudah mendeteksi menjelang pelantikan memang ada rencana-rencana seperti itu dari JAD, sehingga harus kita tingkatkan kewaspadaan kita,”  ujar BG usai menjenguk Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Jakarta, Kamis (10/10).

BG juga menjelaskan pelaku penusukan Jendral Wiranto itu dilakukan oleh jaringan teroris di Bekasi. “kasus penusukan Menko Polhukam Wiranto berkaitan dengan agenda pelantikan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober mendatang,”terangnya.

Red
Editor Intan