Alumni ITB : Indonesia Tak Butuh FPI, Bubarkan Saja

TANGKASNews – 21 Tahun perjalanan panjang ormas Islam Front Pemuda Islam (FPI) menorehkan banyak sejarah hitam di Indonesia.

Kita tahu, berdiri ya ormas FPI ini di Pasca lengsernya  Orde Baru, tepatnya Dua tahun kepemimpinan mendiang Presiden Soeharto turun tahta.

Kendati Demikian, Ketua Alumni Teknik Industri ITB, Ir. Made Dana Tangkas, Msi menegaskan Indonesia sangat sangat tidak butuh dengan FPI, karena sejak berdirinya sama sekali tidak ada dampak positifnya bagi bangsa Indonesia.

” Sejak berdirinya, FPI itu terkenal sebagai Biang Rusuh. Melakukan aksi aksi brutal dengan berkedok ormas Islam,” ujar Made Dana dalam Keterangan tertulisnya, Rabu (8/5).

Maka dari itu, sambungnya Made Dana, FPI itu sudah selayaknya dibubarkan sejalan dengan pembubaran ormas HTI.” Indonesia tak butuh FPI, Bubarkan Saja, “tegasnya.

Hal yang paling mengerikan dengan GPI, terangnya, secara transparan Ketua FPI Habib Rizhieq yang mempunyai banyak masalah dengan pemerintah serta menyerukan beberapa kali Gerakan kudeta.” Kini sudah jaman melek informasi, publik bisa cari di Internet tentang sejarah hitam aksi FPI bersama Habib Rizhieq,” jelasnya.

Selain itu Alasan perlu dibubarkan ya FPI adalah Gerakan ormas Islam ini sudah menjurus ke arah arah radikal dan bisa di katakan sebagai Sayap Ormas Islam RADIKAL seperti HTI.

Made Dana menuturkan Pembubaran FPI ini juga pernah diwacanakan dan didengungkan era Kepemimpinan Presiden Gus Dur.

“AKSI aksi anarkis dan selalu melawan pemerintahan serta Kerap membuat masyarakat resah menjadi Alasan kenapa Pemerintah harus memberhentikan atau menutup ijin ormas Islam radikal FPI ini,” paparnya.

Menurut Made Dana, keberadaan FPI saat ini di tanah air hanyalah sebagai wadah pengerahan massa saja alias wadahnya massa bayaran.” Selain itu tidak ada nilai positif, mungkin kalau efek negatif ya banyak sekali yang ada dalam FPI,”ujarnya.

Untuk itu, Made Dana mengimbau kepada pemerintah agar tidak takut dan gentar dalam membubarkan FPI ini.” Pemerintah Harus Berani Bubarkan FPI, walau pun Ada oknum Jendral Jendral yang membackup ormas Islam radikal ini, “pungkasnya.

Red.
Editor : Intan