Airlangga : Kinerja Industri Otomotif Dipersiapkan Untuk Roadmap Making Industri 4.0

TANGKASNews – “Para modifikator otomotif yang dapat dikategorikan sebagai bagian dari jasa industri ini tentunya memerlukan ide, kreasi, skill, pengetahuan dan inovasi dalam melakukan nilai tambah bagi otomotif itu sendiri.”

 

Pernyataan ini disampaikan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto ketika meninjau Indonesia Modification Expo (IMX) 2018 di Jakarta, Minggu (18/11).

 

Maka dari itu Kemenperin, sambunaagnya , mendorong tumbuhnya industri modifikasi kendaraan yang sarat kreativitas dan produktif, serta memacu berkembangnya usaha komponen dalam negeri. Apalagi, kinerja sektor industri alat angkut semakin menggeliat dan dipersiapkan untuk implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0 yang memprioritaskan peningkatan daya saing industri otomotif.

 

Menurutnya, perkembangan industri modifikasi otomotif di Tanah Air sangat baik dan sudah mulai ada kolaborasi antara agen pemegang merek dengan para modifikator. Yang paling penting secara komersial bisa menguntungkan.

 

“Jadi, semua hasil kreativitas ini bisa memperoleh pelanggan atau customer, sampai ada yang pesan dari negara lain sehingga bisa dipacu untuk ekspor,” ujar Ketua Umum Golkar ini.

 

Lebih lanjut, Menperin berharap modifikasi kendaraan bermotor dilakukan bukan hanya untuk meningkatkan keindahan visual atau sekedar fashion semata, namun dapat mendongkrak performa dan efisiensi kendaraan serta nilai tambah bagi industri ini.

 

“Bahkan mampu berkontribusi bagi penciptaan terobosan inovasi modifikasi dalam mendukung kendaraan yang efisien dan ramah lingkungan,” sambungnya.

 

Sedangkan Project Director IMX 2018 Andre Mulyadi menyampaikan bahwa total transaksi di ajang IMX 2018 yang digelar pada 17-18 November 2018 di Jakarta mencapai Rp3 miliar.

 

“Nilai ini diperoleh dari data yang dirilis masing-masing booth, terangnya. Pameran ini diikuti 50 merek aftermarket dan lima Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), yakni KIA, Nissan, Datsun, Hyundai, dan Toyota,” jelasnya.

 

Turut mendampingi Menperin dalam kunjungannya, Founder National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) Andre Mulyadi, dan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Harjanto.

 

Red

Editor : Intan