Ahok Divonis Dua Tahun Penjara Dengan Denda Rp 5000,-

TANGKASNEWS – ” Dengan ini Majelis Hukum Memutuskan Saudara Ir. Basuki Tjahaja Purnama terbukti bersalah dalam kasus penistaan agama dijatuhkan dua tahun penjara dengan dibebankan denda sebesar Rp 5000,-,”

Demikian yang disampaikan Majelis Hakim dalam sidang pembacaan vonis kasus penistaan agama terdakwa Ahok di Gedung Auditorium , Kementerian Pertanian Jakarta pada Selasa (9/5).

Menanggapi putusan ini, ahok bersama kuasa hukumnya dengan persetujuan jaksa memutuskan untuk melakukan banding.

Putusan sidang majelis hakim dengan vonis dua tahun penjara ini ternyata jauh lebih tinggi dari prediksi para kuasa hukum Ahok yang mengatakan bahwa hukuman ahok diperkirakan dengan minimal 1 tahun hukuman percobaan.

Dalam putusan vonis ini,  Majelis Hakim fokus menggunakan pasal 156 KUHP, sehingga   dinyatakan ahok telah memenuhi dua unsur dalam pasal tersebut tentang penodaan agama terkait surat al maida 51 saat melakukan kunjungan kerjanya di Kepulauan Seribu.

Dalam sidang ini, Semua pembelaan penasehat hukum dari Ahok ditolak oleh Majelis Hakim karena dinilai tidak relevan dengan perkara kasus penistaaan agama Ahok.

“Hal yang meringankan terdakwa dalam kasus ini adalah terdakwa dinilai aktif dan spontan selama menjalani sidang,” pungkas majelis hakim di akhir pembacaan vonis sidang kasus Ahok.

Sedangkan putusan vonis dua tahun penjara Ahok ini diiringi dengan Lagu “Gugur Bunga” dan teriakan histeris tangisan para relawan pendukung Ahok di luar gedung Kementan Jakarta.

Endha (BJ)

EDITOR : INTAN